Politik Pemerintahan

Tekan Golput di Pemungutan Suara Ulang

KPU Kabupaten Mojokerto Gunakan Pengeras Suara di Mushola

Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 di Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/4/2019) besok.

Dengan pengeras suara di mushola, penyelenggaran pemilihan umum (pemilu) ini optimis, jumlah pemilih di TPS tersebut cukup tinggi. Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS 1 Desa Awang-awang, ada sebanyak 300 pemilih.

Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Ayuhannafiq mengatakan, TPS 1 Desa Awang-awang dilakukan PSU lantaran ada dua pemilih luar Kota diterima Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) tanpa membawa formulir A5. “PSU dilakukan untuk satu kotak suara,” ungkapnya, Senin (22/4/2019).

Masih kata Yuhan, PSU hanya dilakukan di satu kotak yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP). Selain memberikan undangan form c-6, KPU Kabupaten Mojokerto juga memberitahukan lewat pengeras suara yang ada di mushola.

“Untuk menekan angka Golput, kita kirim undangan dan menggunakan pengeras suara di mushola. Untuk logistik seperti surat suara, sudah beres karena kita sudah ambil surat suara di KPU Provinsi Jawa Timur tadi siang,” jelasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar