Politik Pemerintahan

Pembantu Sangkal Rumah Milik Zainal Abidin

KPK Geledah Rumah Politisi Partai Demokrat di Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan jika hari Jumat (9/8/2019) pihaknya melakukan penggeledahan di beberapa titik di Surabaya. Kegiatan ini berkaitan dengan kasus suap DPRD Tulungagung.

“Sedang berlangsung geledah di rumah Zainal Abidin, Jl. Asem no. 1. Yang bersangkutan adalah mantan Kepala Bappeda Jatim,” ujar Febri.

Untuk diketahui, Zainal Abidin juga merupakan politisi Partai Demokrat. Ia berhasil meraih satu kursi di DPRD Jatim pada Pileg 2019 melalui Dapil Madura.

Pantauan yang dilakukan oleh beritajatim.com di lapangan, pembantu dari rumah yang disebut KPK milik Zainal Abidin menyangkal informasi yang ada. Wanita paruh baya itu menyebut jika dirinya tidak tahu apa-apa.

“Bukan rumahnya Zainal. Siapa itu, saya nggak tahu. Ini rumahnya Amran, Pak Amran. Dia dosen,” ujar pembantu itu.

Sebagai informasi, di kasus suap itu, KPK menetapkan Supriyono sebagai tersangka dugaan korupsi terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

KPK menduga Supriyono menerima uang setidak-tidaknya sebesar Rp 4,88 Miliar selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo. Uang tersebut diduga berasal dari Syahri Mulyo, dan kawan-kawan sebagai syarat pengesahan APBD dan APBD Perubahan. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar