Politik Pemerintahan

Komisi C Larang Plat Merah yang Belum Bayar Pajak Beroperasi

Jember (beritajatim.com) – Komisi C DPRD Jember, Jawa Timur merekomendasikan larangan penggunaan kendaraan dinas yang belum dibayarkan pajaknya. Legislator minta penertiban aset kendaraan.

“Kendaraan yang masih belum terbayar pajaknya disebut kendaraan tidak layak jalan. Sebelum terbayar, kami melarang itu dioperasikan. Melarang itu kewenangan polisi sebenarnya. Kami tidak melarang (dengan kewenangan) karena aturan. Tapi kami mengantisipasi terjadi sesuatu di jalan dan yang dikorbankan masyarakat,” kata Ketua Komisi C David Handoko Seto, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi C dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah di gedung DPRD Jember, Kamis (14/11/2019).

Berdasarkan pemaparan Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jember sebanyak 1.290 unit sepeda motor dinas aset pemerintah daerah setempat belum dibayarkan pajaknya. Total kendaraan dinas aset Pemkab Jember yang terdaftar di kepolisian adalah 3.677 unit kendaraan. Sebanyak 2.619 unit di antaranya adalah kendaraan roda dua.

David meminta agar ada penertiban aset. “Apa tidak ngeri melihat mobil menumpuk di halaman belakang kantor Pemkab Jember? Kalau memang tidak dipakai, segera daftarkan penghapusan. Biar kalau dihapus bisa jadi PAD (Pendapatan Asli Daerah). APBD kita banyak. Cukup kalau mau beli (kendaraan dinas) lagi, asal itu proporsional,” katanya.

Kendaraan dinas yang tak layak ini jadi beban APBD. “Kendaraan tak layak jalan ini terus membayar pajak, sementara tak ada laporan ke instansi terkait, Pemkab Jember terlihat salah juga karena tidak mengurusi asetnya,” kata David.

Kepala Sub Bidang Penggunaan dan Pemanfaat Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Jember Ririn Yuli Astutik membenarkan jika memang masih ada kendaraan dinas yang belum membayar pajak. “Kami akan langsung ke Bagian Umum, karena yang pegang kunci dan administrasi adalah Bagian Umum. Kami akan berkoordinasi dengan Bagian Umum, (pajak) mana yang sudah dibayarkan dan mana yang belum,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar