Politik Pemerintahan

Kinerja Pemkot Surabaya Awasi Pembangunan Gedung Dianggap Lemah

Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni

Surabaya (beritajatim.com) – DPRD Kota Surabaya menyoroti perihal lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemkot terkait pembangunan gedung-gedung di Kota Pahlawan. Hal itu menyusul adanya pernyataan Kepala Bappeko Eri Cahyadi sebagai saksi di persidangan kasus amblesnya Jalan Gubeng.

“Memang indikasinya seperti itu, pengawasan dari pihak Pemkot Surabaya dalam kaitan pembangunan gedung sangat lemah. Harusnya ketika perizinan sudah ada, pengawasan intensif juga harus dilakukan setiap periode waktu tertentu misalkan 3 bulan sekali atau gimana,” ujar anggota Komisi A DPRD Surabaya, Arif Fathoni, Rabu (30/10/2019).

“Pengawasan intensif ini bukan untuk apa-apa. Tapi agar kejadian serupa tidak terulang. Amblesnya Jalan Gubeng harus menjadi pembelajaran,” tambah Ketua Fraksi Golkar DPRD Surabaya ini.

Pemanggilan terhadap Tim Ahli Bangunan Gedung Pemkot Surabaya pun saat ini tengah dikaji oleh Pihak DPRD Surabaya. Pemanggilan pun termasuk Eri Cahyadi yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. “Akan kami agendakan untuk itu,” ujar Toni, sapaan akrabnya.

“Dari data yang kami miliki ini, memang seringkali pengawasan dari Pemkot Surabaya terkait pembangunan gedung yang izinnya telah keluar itu lemah. Harusnya tidak hanya sekadar surat-menyurat. Pengawasan lapangan harus ada,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam keterangan saksi diberikan oleh Kepala Bappeko Eri Cahyadi. Pria yang namanya sering disebut di bursa Pilwali Surabaya itu memberikan keterangan bahwa pihaknya tidak mengawasi kecocokan bangunan dengan IMB.

“Kami hanya berwenang mengurusi perizinan. Perihal di luar itu, bukan kewenangan dari Bappeko akan tetapi penanggungjawab pekerjaan,” kata Eri.

Saat JPU menanyakan terkait seluruh perizinan sudah dipenuhi oleh para pihak pemohon waktu itu, Eri mengaku semua persyaratan sudah lengkap. “Lengkap semua. Amdalnya ada, semuanya,” sambungnya. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar