Politik Pemerintahan

Khofifah: TMMD Wujud Pengabdian TNI pada Rakyat

Sidoarjo (beritajatim.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 Tahun 2019 pelaksanaannya serentak se- Indonesia dimulai hari ini, Rabu (2/10/2019), dan akan berakhir hingga tanggal 31 Oktober 2019.

Untuk Jawa Timur ada lima daerah yang menjadi sasaran program ini yakni Ponorogo, Jombang, Pasuruan, Malang dan Sidoarjo. Upacara pembukaan dipusatkan di Lapangan Jabon Kabupaten Sidoarjo.

Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dalam sejarahnya TMMD merupakan bentuk pengejawantahan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Oleh karena TNI tidak bisa dipisahkan dengan rakyat. “Sejarah panjang kemanunggalan ini dimulai sejak perjuangan kemerdekaan hingga saat ini,” ucap Khofifah.

Khofifah menjelaskan, kegiatan TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa di luar tugas utama TNI sebagai penjaga kedaulatan negara. Harapannya bisa melakukan percepatan target pembangunan dengan bersinergi baik pemerintah dan masyarakat. “Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat bisa cepat terwujud,” imbuh Khofifah.

Sementara itu Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi menyampaikan, pelaksanaan TMMD ini tidak saja fokus pada sasaran fisik saja namun sasaran non fisik juga disentuh, artinya akan ada komunikasi yang dibina.

“Sehingga tidak akan ada ruang lagi bagi yang berusaha merongrong kedaulatan negara,” tegas Wisnoe.

Selain itu pelaksanaan program TMMD ini merupakan melestarikan budaya bangsa yakni nilai gotong royong yang belakangan ini sudah mulai memudar. Para prajurit selama pelaksanaan TMMD akan tidur di rumah penduduk.

“Harapannya dengan TMMD ini dari segi kepentingan pembangunan ada percepatan dan efisiensi, kalau bagi TNI ada kemanunggalan dengan rakyat, karena rakyat merupakan ibu kandung TNI,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini pula dengan didampingi Bupati Sidoarjo H. Saiful llah, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Mohamad Iswan Nusi, serta pangdam V/Brawijaya Gubernur menyerahkan bantuan.

Bantuan berupa sepeda motor diberikan ke pengangkut sampah 1 unit dari DLHK Kabupaten Sidoarjo yang diserahkan oleh Gubernur Jatim kepada Kades Desa Kupang. 1 unit sepeda motor dari BMH Sidoarjo diserahkan oleh Pangdam V/Brawijaya.

Untuk bantuan berupa Al-quran dan Juz Amma sebanyak 50 buah dari BMH diserahkan oleh Bupati Sidoarjo kepada Takmir Desa Kupang Kec. Jabon, serta diserahkan pula bantuan bibit penghijauan dari BB Brantas Provinsi dan yang terakhir penyerahan bantuan sembako.  [isa/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar