Politik Pemerintahan

Ketum PPP Ajak Kiai di Kediri Tangkal Hoax

Kediri (beritajatim.com) – Ketua Umum PPP, M. Romahumuziy menghadiri Halaqoh Ulama di Hotel Bukit Daun, Kabupaten Kediri, Kamis (14/3/2019). Dalam kesempatan itu, Romy bersilaturahmi dengan ratusan tokoh agama dan mengajak para kiai untuk ikut serta menangkal hoax yang marak menjelang Pemilu 17 April 2019.

“Saya sengaja keliling Nusantara bertemu para ulama untuk meluruskan hoax dan fitnah. Para ulama khususnya mereka yang mempunyai majelis taklim mempunyai massa riil, mereka mempunyai dan mengasuh majelis taklim, serta dekat dengan umat,” ujar Rommy.

Menurutnya, pada momentum Pemilu 2019 ini banyak berita hoax yang disebarkan secara sistematis dan terstruktur. Maka, materi anti hoax sangatlah penting mengingat disampaikan kepada masyarakat.

Romy memprediksi hoax akan semakin marak disebarkan dalam 30 hari ke depan, hingga 17 April 2019, saat hari pelaksanaan pemungutan suara. “Para kiai perlu menyampaikan materi anti hoax dan fitnah kepada para Jemaah mereka, karena akhir-akhir ini hoax semakin marak,” serunya.

“Belum selesai polisi memproses penyebaran hoax yang menyebut Pak Jokowi akan melegalkan LGBT dan pernikahan sejenis, muncul hoax yang menyebut Pak Jokowi akan melarang pendidikan agama,” tambahnya.

Rommy melihat hoax berbau agama yang disebarkan bertujuan untuk mendelegitimasi pemerintahan dengan isu agama. Sehingga peran kiai menjadi penting guna meluruskan hoax dan fitnah terkait agama tersebut.

“PPP sebagai partai berbasis agama yang mendukung Pak Jokowi di Pilpres tampil di depan untuk meluruskan semua hoax yang beredar. PPP menggandeng para kiai yang terbukti mempunyai kekuatan untuk menyampaikannya langsung kepada masyarakat,” tutupnya. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar