Politik Pemerintahan

Ketua LPI Bung Karno Berharap Restu PDIP, Sodorkan Pertanian Milenial

Ketua Lembaga Pemikiran Islam Bung Karno Ali Assegaf

Jember (beritajatim.com) – Ketua Lembaga Pemikiran Islam Bung Karno Ali Assegaf hanya mau mencalonkan diri menjadi bupati Jember jika direstui PDI Perjuangan. Ini bentuk konsistensinya sebagai kader partai nasionalis tersebut.

“Tanpa itu, mungkin saya akan mendukung calon bupati yang dimunculkan PDI Perjuangan,” kata Ali dalam dialog publik yang digelar Universitas Jember dan Persatuan Wartawan Indonesia bertema pelayanan publik, di Warung Kembang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (19/11/2019).

Ali bercita-cita menjadikan Jember sebagai kota digital. “Digital Jember. Simulasi 4.0. Kita paksa Jember maju, setelah sangat lama terhancurkan, sangat lama terperosok. Tentunya basisnya adalah pertanian. Saya punya konsep pertanian milenial,” katanya.

Menurut Ali, siapapun yang menjadi bupati harus memberikan perhatian kepada karakter Jember, yakni perkebunan dan pertanian. “Jika dia tidak concern terhadap perkebunan dan pertanian, saya anggap dia gagal memberikan citra Jember ke depan,” katanya. Selain itu, dia mempersiapkan nilai-nilai Islam Bung Karno yang akan diterapkan bersama masyarakat Jember untuk mewujudkan ‘Jember Digital’.

Dengan konsep digital, Ali ingin meminimalisasi penggunaan uang tunai. “Kita perlu lakukan semua dengan digital. Saya memikirkan bahkan seorang yang berusia 80 tahun di pelosok desa dan tidak pernah pegang HP, memiliki account yang disiapkan oleh Pemkab Jember. Saya bersama tim dan terutama setelah ada restu dari PDI Perjuangan,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar