Politik Pemerintahan

Ketua DPRD Jember: Pemda Jangan Beri Ruang Radikalisme 

Jember (beritajatim.com) – Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi memantau langsung aksi unjuk rasa elemen Topi Bangsa (Tolak Penjajahan Ideologi Bangsa) di depan Kantor Bupati, di Jalan Sudarman, Kamis (12/12/2019).

Itqon meminta kepada pemerintah daerah agar tidak memberi ruang terhadap radikalisme. “Kekuatan kami di level kebijakan. Kebijakan Pemkab Jember harus toleran dan jangan sampai pemerintahan daerah memberi ruang kepada radikalisme,” katanya.

Aksi unjuk rasa itu dijaga sekitar 300 orang polisi yang dipimpin langsung Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal. Itqon Syauqi terlihat mendampingi Alfian memantau aksi tersebut.

“Radikalisme itu ada dua: satu ekstrem kanan dan satu ekstrem kiri. Jadi kita harus pas di tengah-tengah, sesuai dengan misi Baginda Nabi Muhammad bahwa beliau diutus untuk menyebarkan agama yang toleran, tengah. Tentu kami akan kawal itu dan pelototi betul. Jalau misalnya di level kebijakan ada yang masuk kepada kami dan radikal pasti akan kami tolak,” kata Itqon.

Itqon menilai Pancasila dan UUD 1945 adalah harga mati. “Di mana kita hidup, ya kita berislam ya (dengan) Islam di Indonesia. Tentunya dakwah kita, dakwah yang toleran harus terus digencarkan, karena gerakan mereka melalui dakwah juga. Kita jangan malas mengadvokasi keluarga kita, orang sekeliling kita,” katanya. [wir/ted]  

Apa Reaksi Anda?

Komentar