Politik Pemerintahan

Ketua Banggar DPR RI Tak Sepakat Bangun Tol di Madura

Sumenep (beritajatim.com) – Anggota DPR RI, MH Said Abdullah, tak sepakat wacana pembangunan jalan tol di Madura.

“Kalau bangun tol di Madura, ya gak usah mimpi lah. Hitung ekonominya. Jangan mencari narasi baru sekedar untuk menyenangkan masyarakat,” katanya, Sabtu (29/02/2020).

Sebelumnya, Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) merencanakan akan menggarap pembangunan jalan tol di Madura. Rencana pembangunan jalan tol itu tertuang dalam dokumen capaian program rencana induk percepatan pengembangan wilayah Suramadu 2015–2018 dan rencana program 2019–2024.

Versi BPWS, jalan tol akan dibangun mulai dari jalan raya akses Suramadu menuju Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan, Kecamatan Klampis. Panjang jalan tol itu kurang lebih 15,8 kilometer. Lahan yang dibutuhkan sekitar 46 hektare. Mega proyek tersebut dikalkulasi butuh investasi senilai Rp 2,6 triliun.

“Menurut saya, kalau dipaksakan membangun jalan tol, yang ada ujung-ujungnya pemerintah kita ini akan rugi. Tapi kalau rencana mengaktifkan kembali kereta api di Madura, untuk jangka panjang, saya setuju,” tandas Said Abdullah.

Politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua Badan Anggaran DPR RI ini berada di Sumenep untuk memberikan kuliah umum di STKIP PGRI Sumenep. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar