Politik Pemerintahan

Kepala Dinkes Jember Dimutasi Jadi Anak Buah Staf Ahli

Jember (beritajatim.com) – Bupati Faida memutasi Siti Nurul Qomariah dari posisi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Ada sejumlah kesalahan yang dilakukan Nurul sehingga berujung pada pembebasan tugas tersebut.

“Kemarin saya menyerahkan surat keputusan bupati terkait dengan pembebasan dari jabatan Bu Nurul Qomariah dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi staf dari Staf Ahli Bidang Pembangunan Perekonomian dan Keuangan Dokter Hewan Andi Prastowo,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Jember Mirfano, Kamis (11/4/2019).

Mirfano mengatakan, mutasi tersebut sudah sesuai prosedur, menindaklanjuti pemeriksaan terhadap Nurul terkait laporan dari masyarakat dan temuan Inspektorat. “Beliau dalam mengelola kegiatan menyebabkan terjadinya utang belanja untuk proyek-proyek puskesmas yang tidak bisa dibayarkan pada 2018, sehingga menyebabkan harus dibayar pada 2019, senilai lebih dari Rp 60 miliar. Sekarang ini masih dihitung BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” katanya.

Mirfano menyebut itu sebagai kesalahan manajemen. “Beliau kurang profesional dalam melakukan pengendalian kegiatan. Kegiatan yang begitu banyak seharusnya profesional sehingga tidak terjadi keterlambatan membayar,” katanya.

Selain itu, lanjut Mirfano, ada kesalahan administratif. “Beliau memberikan izin sekolah terhadap dua dokter tapi tidak ada izin dari bupati. Seharusnya izinnya melalui bupati dulu,” katanya.

Hingga saat ini, menurut Mirfano, posisi Kepala Dinkes Jember belum terisi. Pengisian jabatan itu menjadi kewenangan Bupati Faida. “Pembebasan dari jabatan ini bentuk pembinaan. Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran yang bersangkutan lebih baik lagi pada masa mendatang,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar