Politik Pemerintahan

Kepala BPKAD Jatim Jumadi Mendadak Ditarik dari Diklatpim I, Ada Apa?

Kepala BPKAD Provinsi Jatim, Jumadi Foto: Ist

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jatim, Jumadi ‘mendadak’ ditarik dari Diklatpim I di Jakarta.

Jumadi menempuh Diklat sejak 1 Agustus 2019 dan seharusnya berakhir enam bulan ke depan. Tapi, baru dua minggu berjalan, mantan Pj Sekdaprov Jatim itu ditarik. Terkesan mendadak, mengapa?

“Sebenarnya tidak (mendadak). Sudah ditawarkan sebelumnya. Dipikirnya bisa di luar sebulan, seperti class in, class out. Ternyata selama dua minggu menjalani diklat, ngebleng, tidak bisa membantu pembahasan RPJMD dan P-APBD 2019,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim, Anom Surahno saat dikonfirmasi beritajatim.com, Kamis (15/8/2019) malam.

Anom juga membantah informasi ditariknya Jumadi dari Diklatpim I secara mendadak ini terkait penggeledahan kantor BPKAD Jatim oleh tim KPK pada Kamis (8/8/2019) lalu. “Nggak, nggak, nggak ada. Murni karena RPJMD itu,” tegasnya.

Pemprov membutuhkan Kepala BPKAD Jatim Jumadi untuk membahas RPJMD dan P-APBD Jatim ini. “Nanti yang bersangkutan bisa mengikuti Diklatpim I lagi. Jadi, bisa ditunda dulu. Akhirnya, kami berkirim surat ke Jakarta pada Selasa (13/8/2019) kemarin, tapi belum dijawab. Ini karena kesibukan Pak Jumadi di Jawa Timur agar lebih berkosentrasi dalam membahas RPJMD dan P-APBD, kami minta ditunda. Nggak apa-apa, itu biasa. Nanti kami minta yang awal-awal tahun saja untuk Diklatpim I,” jelasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar