Politik Pemerintahan

Kejutan! Tak Ada Partai yang Dominan di DPRD Jember

Jember (beritajatim.com) – Perolehan kursi di DPRD Jember, Jawa Timur, benar-benar menunjukkan ketatnya persaingan dalam pemilu 2019. Tak ada partai yang dominan untuk periode 2019-2024.

Hal ini terungkap dari hasil rekapitulasi penghitungan suara pemilu yang digelar Komisi Pemilihan Umum Jember, di Hotel Aston, 28 April – 2 Mei 2019. Ada 11 partai yang memperoleh kursi. Tak ada yang mencapai 10 kursi yang menjadi persyaratan untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati sendiri pada 2020.

Partai Kebangkitan Bangsa dan Nasional Demokrat sama-sama meraup 8 kursi. Jumlah kursi PKB ini sama dengan periode 2014-2019. Sementara Nasdem mengalami peningkatan 3 kursi. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan juga tak mengalami penambahan kursi dan tetap 7 kursi. Sementara jumlah legislator Gerakan Indonesia Raya turun dari 9 kursi menjadi 7 kursi.

Partai Keadilan Sejahtera sukses mempertahankan kursinya yakni 6 kursi. Sementara Partai Persatuan Pembangunan berhasil membentuk satu fraksi dengan 5 kursi. Periode sebelumnya PPP hanya punya 3 kursi.

Ada empat partai yang mendapat dua kursi di DPRD Jember, yakni Golongan Karya, Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. Perolehan kursi Golkar lebih buruk daripada periode lalu. Sebelumnya partai ini bisa membentuk fraksi tersendiri dengan 5 kursi. Sementara PAN dan Demokrat masih sama dengan periode sebelumnya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar