Politik Pemerintahan

Kaum Difabel Daftarkan Diri Jadi KPPS di Jember

Jember (beritajatim.com) – Kaum difabel atau disabilitas meminati posisi sebagai kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dalam pemilu 2019 di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Komisi Pemilihan Umum setempat mengapresiasi partisipasi itu.

Komisioner KPU Jember Ahmad Hanafi mengatakan, sementara ini kaum difabel yang mendaftarkan diri menjadi KPPS ada di sejumlah desa. “Ada di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi, Desa Serut dan Suci Kecamatan Panti, Desa Pancakarya Kecamatan Ajung,” katanya, Senin (11/3/2019).

Bahkan di Kecamatan Arjasa, pendaftaran KPPS di enam desa diminati enam warga difabel, yakni Desa Darsono, Candijati, Biting, Kamal, Kemuning Lor, dan Arjasa. “Periode kemarin, saat pemilihan gubernur, ada difabel yang menjadi KPPS dan sekarang mendaftar lagi,” kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Arjasa Sendi Rohman.

Ragam disabilitas ini berbeda-beda. Ada warga disabilitas daksa yang mendaftarkan diri di Kemuning Lor. “Tapi dia baca tulis, bisa menulis, punya ijazah, dan mobilitasnya pakai motor khusus. Rencananya kami dokumentasikan untuk motivasi semua orang,” kata Sendi.

Menurut Sendi, para disabilitas punya keterbatasan fisik. “Namun effort kerja mereka lebih tinggi. Mereka lebih bersemangat dan kemampuan memaksimalkan dirinya sendiri lebih,” katanya.

Selain KPPS, kaum difabel telah terlibat dalam program Relawan Demokrasi (Relasi) yang dibuat KPU Jember. “Ada lima orang yang terlibat dalam program Relasi. Mereka bertugas memberikan informasi kepemiluan khusus untuk sesama kaum disabilitas,” kata Hanafi. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar