Politik Pemerintahan

Kabupaten Bojonegoro dan Tuban Hitung Kembali Batas Wilayah

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama dengan jajaran Pemkab Tuban melakukan pertemuan guna membahas batas otoritas kewilayahan. Pertemuan itu dilakukan di lantai empat Ruang Partnership Kantor Pemkab Bojonegoro, Selasa (16/7/2019).

Kabag Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro, Budi Sukisna mengatakan, penegasan batas wilayah memegang peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai administrasi hingga penyelenggaraan otonomi dan eksistensi wilayah.

Batas wilayah Kabupaten Bojonegoro telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 6 Tahun 2005 dan sesuai Tahun 2017 tentang Penegasan Batas Daerah Pasal 32 ayat (1) Perapatan pilar dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama. “Penegasan batas daerah sangat menentukan pembentukan dan penyelenggaraan kewenangan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sukisna menambahkan, arah dan tujuan penegasan daerah yaitu, mengukuhkan pembentukan daerah, landasan legalitas, pemisah otonom daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, potensi sumber daya, pelestarian lingkuangan hidup dan perimbangan fiskal daerah.

Kemudian, lanjut dia, hubungan baik antara Bojonegoro dan Tuban memberikan kemudahan tersendiri dalam pembahasan penegasan batas tersebut. Komunikasi non formal pun sering terlaksana antara pemerintahan kedua kabupaten.

“Saya yakin, pembahasan Penegasan Batas Daerah kedua Kabupaten tidak akan ada persoalan serius. Hubungan baik antara pemerintah Bojonegoro dan Pemerintah Tuban telah terjalin lama,” terangnya.

Salah satunya, kata dia, pada 2019 akan dibangun jembatan penghubung antara Bojonegoro dan Tuban. “Kedepannya kita pastikan penegasan administrasi dengan adanya batas daerah, selain itu harus ada pembangunan bersama sebagai unsur menampakkan batas daerah,” ujar Pj. Sekda Bojonegoro, Yayan Rohman.

Sementara diketahui, rapat di hadiri oleh Pj. Sekda Bojonegoro, Asisten Sekda Tuban, Ka Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Jawa Timur, Tim Penegasan Bojonegoro dan Tuban, Forkompimcam dan Kepala Desa serta jajarannya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar