Politik Pemerintahan

Jokowi: Pesta Demokrasi Itu Gembira, Jangan Marah-marah

Surabaya (beritajatim.com) – Setelah berkampanye bersama di Kota Tangerang pada Minggu (7/4/2019) kemarin, Calon Presiden nomor urut 01 Jokowi kembali berkampanye bersama Calon Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dalam kampanyenya di Stadion Olahraga Singaperbangsa, Jokowi lagi-lagi mengingatkan simpatisannya untuk meningkatkan militansi. Ini karena tersisa seminggu lagi menjelang pencoblosan 17 April. Jokowi menargetkan bisa meraup suara minimal 50 persen sampai 60 persen di Karawang.

“Perlu saya ingatkan 2014, (pasangan) Jokowi-JK di Kabupaten Karawang (menang) 40 persen. Tapi dengan militansi hari ini, saya meyakini di atas 60 persen,” kata Jokowi di Karawang, Jawa Barat.

“Siapa yang setuju target kita minimal 60 (persen) tunjuk jari? Kalau semangat seperti ini saya juga semangat banget. Saya meyakini Insya Allah minimal 60 persen,” lanjut dia.

Artinya kata Jokowi, boleh saja kalau 65 persen sampai 80 persen. Tapi Jokowi berharap bisa 60 persen.

“Di sini tadi saya sudah bisik-bisik ke Abah Junaidi. Tadi saya sampaikan ini kalau Kabupaten Karawang minimal 50 persen, Abah Junaidi yang tanggung jawab dan seluruh jamaahnya juga ikut tanggung jawab,” ucap Jokowi.

Jokowi lalu menuturkan agar pesta demokrasi ini penuh dengan kegembiraan. Jangan ada rasa ketakutan dari masyarakat dengan adanya pesta demokrasi.

“Jangan sampai ada yang menakuti, pesimis, jangan sampai ada yang marah-marah. Betul pesta demokrasi adalah kegembiraan,” jelasnya.

Jokowi mengingatkan tanggal 17 April agar tidak lupa memilih paslon yang memakai baju putih.

“Tinggal 8 hari, marilah kita gerakkan saudara kita untuk nanti tanggal 17 (April) berbondong-bondong ke TPS, setuju? Memakai baju putih karena yang mau dicoblos bajunya (putih), nomor kosong satu,” pungkas Jokowi. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar