Politik Pemerintahan

Jokowi Paparkan Empat Hoaks yang Serang Dirinya

Jember (beritajatim.com) – Joko Widodo, kandidat presiden petahana, mengatakan saat ini kabar bohong tengah merebak di mana-mana. Ia meminta kepada seluruh pendukungnya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk bersama-sama melawan.

“Saya beri contoh hoaks: nanti kalau Jokowi-Kiai Ma’ruf menang, pendidikan agama akan dihapus. Bohong. Fitnah. Hoaks. Jangan percaya itu. Tolong ini direspons dan segera diluruskan kalau ada kabar seperti itu,” kata Jokowi di hadapan ribuan pendukungnya saat berkampanye di Stadion Jember Sport Garden, Senin (25/3/2019).

“Yang kedua ada kabar lagi: nanti kalau Jokowi – Kiai Ma’ruf Amin menang, LGBT dan perkawinan sejenis akan diperbolehkan. Bohong. Hoaks. Ada lagi, kalau nanti Jokowi – Kiai Haji Ma’ruf Amin menang, zinah akan dilegalkan. Hoaks. Bohong. Itu kabar fitnah,” kata Jokowi.

“Ada lagi: nanti kalau Jokowi – Kiai Haji Ma’ruf Amin menang, azan akan dilarang. Perlu saya sampaikan, tidak mungkin itu akan kita lakukan, karena negara ini adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia,” kata Jokowi.

 

Jokowi menyebut penyebaran kabar bohong itu sebagai cara-cara berpolitik yang tidak beradab dan tidak beretika. “Oleh sebab itu, saya titip, kalau ada isu-isu seperti itu diluruskan dan diberitahu bahwa itu kabar bohong dan kabar yang tidak benar,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar