Politik Pemerintahan

Jelang Pilkada, Parpol di Gresik Mulai Panasi Mesin

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gresik pada tahun 2021. Tiga partai politik (Parpol) yakni PPP, Gerindra dan Demokrat mulai memanasi mesin parpolnya.

Ketiga parpol tersebut secara terbuka melakukan deklarasi. Baik itu, melalui koalisi maupun sebagai partai pengusung pada pemilihan Cabup-Cawabup Gresik mendatang.

Partai PPP misalnya, kendati hanya memiliki tiga kursi di parlemen. Partai berlogo lambang Ka’bah itu secara terang-terangan berkoalisi. Bahkan, Ketum DPD PPP Gresik, H Achmad Nadir menyatakan jika dirinya secara survei di lapangan sangat bagus. Maju sebagai Cabup Gresik.

“Meski di parlemen kami hanya memiliki tiga kursi. Tapi, saat survei bagus saya siap dicalonkan sebagai Cabup Gresik dengan melalui koalisi,” ujarnya, Sabtu (11/01/2020).

Ia menambahkan, kendati dirinya siap dicalonkan maju sebagai Cabup Gresik. Namun, semua itu bisa berubah tergantung dari rekomendasi DPW PPP Pusat.

“Tidak menutup kemungkinan kami juga membuka koalisi dengan partai lain. Asal sejalan dengan visi dan misi PPP,” imbuhnya.

Secar terpisah, DPC Gerindra Gresik bersama dengan DPD Partai Demokrat Gresik melakukan deklarasi. Kedua partai tersebut sepakat mengusung dr Aslachul Alief sebagai Cabup Gresik.

“Kami sudah sepakat dan sudah deklarasi memenangkan di Pilkada Gresik,” tutur Asluchul Alief yang juga Ketua DPC Gerindra Gresik.

Masih menurut Alief, alasan DPC Gerindra menggandeng DPD Demokrat Gresik karena visi dan misinya sejalan. Selain itu, Demokrat Gresik tidak meminta calonnya duduk di Cawabup Gresik.

“Hanya Partai Demokrat Gresik tidak minta wakil di Pilkada Gresik,” tandasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar