Politik Pemerintahan

Ipong Tanggapi Santai Terkait Nihilnya Pendaftar untuk Dokter Spesialis

Ponorogo (beritajatim.com) – Dalam formasi lowongan CPNS tahun ini, Pemkab Ponorogo kembali membuka untuk formasi dokter spesialis. Total ada 6 dokter spesialis, yakni dokter spesialis anak, anastesi, penyakit dalam, mata, radiologi dan THT. Namun, seperti penerimaan CPNS tahun lalu, kali ini juga tidak ada yang daftar.

Melihat kenyataan tersebut, Bupati Ipong Muchlissoni menanggapi santai. Kalau memang tidak ada yang mendaftar, pihaknya akan menyiasatinya seperti tahun ini, yakni dengan merekrut dokter spesialis dengan sistem kontrak.

”Tahun ini untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis ini ya dengan perekrutan sistem kontrak,” kata Ipong, Kamis (5/12/2019).

Ipong menyebut tidak adanya dokter spesialis yang mendaftar dimungkinkan mereka tidak ada yang mau menjadi PNS. Dengan nada bercanda, Ipong menyebut mungkin jadi PNS gajinya kecil. Beda jika direkrut dengan sistem kontrak, dimana gajinya sesuai pasaran.

”Kalau gaji pasarannya Rp 10 juta, ya harus dibayar segitu,” katanya.

Ipong mengungkapkan sekarang kan sudah sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), penggajian nantinya juga lewat BLUD tersebut. Selain itu opsi lain untuk memenuhi kekurangan dokter spesialis ini, dengan menyekolahkan dokter umum yang ada untuk mengambil spesialis.

”Menyekolahkan dokter yang ada ini boleh-boleh saja, namun saat ini belum saya lakukan,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar