Politik Pemerintahan

Inpres Jokowi Dinilai Positif Wujudkan Pembangunan di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Legislator Pamekasan, H Masykur Rasyid menilai instruksi Presiden RI Joko Widodo tentang percepatan pelaksanaan lelang proyek 2020 dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda se Indonesia di Istana Bogor, Jum’at (13/11/2019) lalu. Sangat positif untuk mewujudkan pembangunan di Bumi Gerbang Salam.

“Kami menilai instruksi Presiden Jokowi (sapaan akrab Joko Widodo) tentang percepatan lelang proyek itu sangat positif, karena dengan percepatan itu proses pengerjaannya bisa terkontrol dan tidak terburu-buru,” kata H Masykur Rasyid, Senin (2/12/2019).

Dari itu, pihaknya meminta melalui masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan, agar segera mempersiapkan diri. Sehingga keinginan presiden untuk mempercepat realisasi infrastruktur bisa terlaksana dengan baik.

“Jadi selain memang merupakan instruksi kepala negara yang harus diperhatikan, instruksi itu juga merupakan bentuk komitmen pemerintah terhadap pelaksanaan pembangunan agar lebih baik. Tidak terkecuali untuk pembangunan di kabupaten Pamekasan,” ungkap politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan.

Dalam momentum tersebut, Presiden Jokowi juga menginstruksikan agar lelang proyek di berbagai instansi pemerintahan termasuk di masing-masing kabupaten/kota di Indonesia mulai digelar Januari 2020. “Eksekusi pelaksanaan, demikian kata Presiden kala itu. Maksimal pada bulan Maret, bukan menumpuk di akhir tahun sebagai menjadi kebiasaan seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

“Secara kelembagaan melalui rakor dengan mitra kerja di eksekutif, kami juga sudah mendorong agar dinas bisa mempercepat pelaksanaan proyek. Sehingga pekerjaan tidak seperti biasa dan menumpuk di akhir tahun, apalagi pada tahun (2019) ini saja ratusan proyek fisik yang tidak terealisasi dan harus diulang pada 2020 mendatang. Kedepan jangan sampai hal ini terulang dan terulang lagi,” sambung Wakil Ketua Komisi III DPRD Pamekasan.

Hal tersebut harus dilakukan melalui komitmen bersama, bahkan pihaknya menyakini Pemkab Pamekasan bisa merealisasikan berbagai program mengingat semangat untuk bekerja cepat dan melayani menjadi semangat dan perhatian duet kepemimpinan Bupati Badrut Tamam dan Wabup Raja’e.

“Jika duet pemimpin Pamekasan (Badrut Tamam dan Raja’e) seirama dengan semangat para pemimpin OPD selaku penyelenggara teknis di lapangan. Kami yakin keinginan Kepala Nagera (Presiden) bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” tegasnya.

Tidak hanya pembangunan di sektor fisik, namun instruksi tersebut juga memprioritaskan terhadap perbaikan Sumber Daya Manusia (SDM) hingga peningkatan berbagai fasilitas layanan lainnya. “Tidak kalah penting, tentunya juga peningkatan kualitas lainnya. Seperti layanan kesehatan, kawasan ekonomi khusus hingga sentra-sentra UKM juga menjadi perhatian pemerintah pusat sebagai upaya untuk menekan angka kemiskinan,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar