Politik Pemerintahan

Inilah Empat Kandidat Cabup Jember dari Kalangan NU

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa akan berupaya menyatukan suara dengan Nahdlatul Ulama agar ada kandidat yang berasal dari kader nahdliyyin. Ada harapan bupati Jember periode berikutnya dipimpin kader NU tulen.

“Masyarakat menghendaki kader NU yang muncul sebagai bupati. Realitasnya di Jawa Timur hanya Jember, yang selalu kalah (dalam pilkada). Kenapa Jember tidak kader NU?” kata Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember Syaiful Bahri Anshori.

Sepanjang sejarah pasca reformasi, setiap kali pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, kader NU yang didukung PKB selalu kalah. Selain itu, NU dan PKB tak selamanya satu suara antara kultural dan struktural. Terakhir, saat pilkada 2015, PKB mendukung pasangan Sugiarto dan Dwi Koryanto dan kalah dari pasangan Faida dan Abdul Muqit Arief.

Ada sejumlah nama yang disebut Syaiful layak dicalonkan dalam pilkada, yakni Ayub Junaidi (Wakil Ketua DPRD Jember 2014-2019), Hafidi (Ketua Komisi D DPRD Jember 2014-2019), Babun Suharto (mantan ketua Gerakan Pemuda Ansor Jember dan saat ini Rektor IAIN Jember), dan Rasyid Zakaria (mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jember dan saat ini menjabat Ketua Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia).

“Itu kader NU semua. Mudah-mudahan bisa diterima masyarakat. Siapa yang dipilih NU nanti mereka bisa menyatu, sehingga tidak ada (calon) double. Insya Allah menang. Saya yakin kalau NU dan PKB kompak, insya Allah memudahkan untuk memilih kader NU terbaik,” kata Syaiful.

Syaiful sendiri menolak untuk dicalonkan. “Sementara ini saya harus di pusat. Saya tergantung Pak Muhaimin Iskandar,” kata pria yang saat ini menjabat Sekretaris Dewan Syuro Dewan Pimpinan Pusat PKB dan anggota DPR RI ini. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar