Politik Pemerintahan

Inilah Alasan Bupati Faida Pilih Jalur Independen dalam Pilbup Jember 2020

Jember (beritajatim.com) – Bupati Faida memilih mencalonkan diri bersama Dwi Arya Nugraha Oktavianto melalui jalur perseorangan atau independen dalam pemilihan bupati Jember tahun ini. Sebelumnya pada Pilbup Jember 2015, Faida berpasangan dengan Abdul Muqiet Arief dan diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hanura.

Apa alasan Faida kini tak menggunakan partai sebagai kendaraan? “Sejatinya maju melalui jalur independen tidak kami rancang sebelumnya. Tapi ini berjalan mengalir begitu saja. Diawali dengan keinginan relawan dan para pendukung untuk memberikan dukungan secara langsung dan ingin diakomodir,” kata Faida, saat deklarasi pencalonannya di rumah pribadi, Jalan Panjaitan, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (22/2/2/2020).

“Maka dengan menghargai dukungan dari teman-teman, ikhtiar dari para relawan, kami mengambil sikap mengakomodir dukungan-dukungan secara terstruktur dan mewadahinya melalui jalur independen,” kata Faida.

Baca Juga:

    “Sejatinya saya mengambil sikap bahwa ikhtiar itu harus dilakukan. Bagaimana nanti akhirnya, kita bertawakal, karena Allah memilihkan yang terbaik buat kita semua, termasuk bagaimana langkah yang akan kita tempuh ke depan: mana yang diridoi dan doa yang diijabah oleh Allah, kita ikuti,” kata Faida.

    Rencananya, Faida dan Oktavianto akan mendaftarkan diri di kantor Komisi Pemilihan Umum Jember, Minggu (23/2/2020). Sebenarnya pukul dua siang ini, mereka diagendakan mendaftarkan diri ke kantor Komisi Pemilihan Umum Jember di Jalan Kalimantan. Namun rencana itu batal. “Masih banyak warga yang menyetorkan KTP. Bu Faida menghargai mereka. Kami rencanakan pendaftaran akan dilakukan besok pagi,” kata Rully Effendi, juru bicara Faida-Oktavianto. [wir/kun]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar