Politik Pemerintahan

Inilah 9 Raperda Bojonegoro yang Telah Disepakati Pemkab dan Dewan

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Ada sembilan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang akan disahkan pada 2020. Sembilan Raperda itu tiga dari usulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan enam dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Dari 23 usulan perencanaan program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) yang masuk ke meja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bojonegoro sudah diusulkan ke Biro Hukum Pemprov Jatim dan sembilan Raperda yang sudah disepakati.

“Ada tiga usulan dari DPRD dan enam dari Pemkab yang akan segera ditindaklanjuti karena naskah akademik dan macam-macamnya sudah siap,” ujar Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bojonegoro Sutikno, Kamis (23/1/2020).

Tiga usulan Raperda dari DPRD yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Hak Penyandang Disabilitas, Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, dan Raperda tentang BUMDesa.

Sedangkan enam usulan dari eksekutif yakni Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 15 tahun 2011 tentang pemakaian kekayaan daerah, Raperda tentang perubahan atas perda nomor 20 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha.

Raperda tentang perubahan ketiga atas peraturan daerah nomor 14 tahun 2011 tentang pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan, Raperda tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 15 tentang pajak, terakhir Raperda tentang perubahan atas perda nomor 13 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah.

Dari 23 Raperda tersebut satu Raperda tidak dapat masuk, sesuai hasil koordinasi Biro Hukum Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yakni Raperda Kawasan Industri. Raperda yang belum bisa ditindaklanjuti tersebut, lantaran masih belum siap. Namun, jika pada Februari ada usulan penambahan Raperda masih bisa dilakukan.

“Raperda yang belum ditindaklanjuti itu karena belum siap. Jika dari sembilan perda itu sudah disahkan baru kemudian melakukan propemperda yang lain yang sudah diajukan,” ujarnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar