Politik Pemerintahan

Mulai Berlaku Besok

Ini Daftar Tarif Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi I-III

Surabaya (beritajatim.com) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, M Basuki Hadimuljono telah mengeluarkan Keputusan nomor 540/KPTS/M/2019 tanggal 18 Juni 2019 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Pada Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi I-III (IC Grati-IC Probolinggo Timur).

“Pada keputusan menteri itu diketahui besaran tarif tol untuk Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo Seksi I-III mulai diberlakukan tujuh hari kalender sejak keputusan menteri itu ditetapkan. Tarif Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi I-III (IC Grati-IC Probolinggo Timur) sepanjang 31,7 kilometer mulai diberlakukan pada Rabu, 26 Juni 2019, pukul 00.00 WIB,” kata Kadis PU Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi saat dikonfirmasi beritajatim.com, Selasa (25/6/2019).

Menurut dia, para pengguna Tol Paspro sejak diresmikan oleh Presiden RI Jokowi pada 10 April 2019 belum dikenakan tarif alias digratiskan sebagai bagian dari masa sosialisasi kepada masyarakat.

Besaran tarif yang ditetapkan telah mengakomodir rasionalisasi tarif tol dari semula lima kelompok tarif untuk lima golongan kendaraan, menjadi tiga kelompok tarif untuk lima golongan kendaraan.

Berdasarkan Keputusan Menteri yang diperoleh beritajatim.com, tarif tol Paspro ruas Grati-Probolinggo Timur adalah Kendaraan Gol I (sedan, pick up/truk kecil, bus, jip) Rp 26.500, Kendaraan Gol II (truk dengan 2 gandar) Rp 40.000, Kendaraan Gol III (truk dengan 3 gandar) Rp 40.000, Kendaraan Gol IV (truk dengan 4 gandar) Rp 53.000 dan Kendaraan Gol V (truk dengan 5 gandar atau lebih) Rp 53.000.

Kehadiran Tol Paspro sebagai bagian dari Tol Trans Jawa turut mendukung kecepatan mobilitas barang, orang, dan logistik nasional terutama untuk Kota Surabaya, Pasuruan dan Kabupaten Probolinggo.

Waktu tempuh dari Surabaya ke Probolinggo semula 3-3,5 jam kini bisa dicapai 1-1,5 jam. Selain itu, mendukung akses ke kawasan wisata Bromo-Tengger-Semeru, yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Sekadar diketahui, Tol Paspro terdiri dari empat seksi dengan total panjang 45 kilometer. Untuk kelanjutan pembangunan Seksi IV Probolinggo Timur-Gending sepanjang 13,7 kilometer, masih menunggu pengajuan prakarsa dari Badan Usaha Jalan Tol.

Pembangunan Tol Paspro menggunakan skema investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol senilai Rp 4,8 triliun untuk tiga seksi.

Kementerian PUPR menargetkan pada periode 2015-2019, jalan tol operasional di seluruh Indonesia mencapai sepanjang 1.852 km. Pada periode tahun 2015 hingga Mei 2019 untuk jalan tol yang sudah beroperasi saat ini sepanjang 985 km. [tok/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar