Politik Pemerintahan

Hari Pertama Ditinggal Emil Dardak, Begini Kesibukan Wabup Trenggalek

Trenggalek (beritajatim.com) — Wakil Bupati Trenggalek, Mohammad Nur Arifin menjalani hari pertamanya bekerja setelah ditinggal Emil Elistianto Dardak yang dilantik menjadi Wakil Gubernur Jawa Timur, Kamis (14/2/2019). Mas Ipin melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai wabup sekaligus tanggung jawab bupati yang relatif sangat padat.

“Tadi pagi membagikan CSR ke pedagang kaki lima. Kemudian tanda tangan dokumen bla bla bla. Setelah itu, saya akan buka bimtek tentang pelayanan tanda tangan secara digital,” kata Mas Ipin, sapaan akrab Wabup Trenggalek di rumah dinasnya.

Pemkab Trenggalek akan membuat peraturan bupati tentang tanda tangan digital. Lahirnya aturan itu untuk mempercepat proses pelayanan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada masyarakat, yang tidak perlu menggunakan tanda tangan dan stempel basah. “Setelah itu saya geser DPR untuk mengikuti rapat paripurna dewan pengunduran diri Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak,” terusnya.

Mas Ipin akan menggantikan jabatan yang ditinggalkan Emil Dardak. Proses pergantian menjadi orang nomor satu di Kota Keripik Tempe ini melalui mekanisme dan tahapan yang lumayan panjang. Diantaranya, pengunduran diri Emil Dardak sebagai Bupati Trenggalek dan Mohammad Nur Arifin sebagai Wabup Trenggalek.

Setelah itu, proses pengusulan Wabup Trenggalek menjadi Bupati Trenggalek melalui usulan rapat paripurna DPRD ke Gubernur Jawa Timurdan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri. Tahap akhir adalah menunggu turun SK pengangkatan Wabup menjadi Bupati Trenggalek dari Mendagri.

Mas Ipin mengaku, tidak ada visi misi baru untuk meneruskan jabatan Emil Dardak yang hanya tinggal 1,5 tahun ke depan. Dirinya bakal merampungkan program-program yang telah dirancang bersama suami Arumi Bachsin tersebut sewaktu masing ‘bergandeng mesra’. “Tidak ada visi misi baru. Saya hanya butuhkan spirit agar program yang sudah direncanakan bisa leanding dengan smooth,” imbuh Mas Ipin.

Pihaknya komitmen dalam menyelesaikan proyek-proyek besar. Seperti Bendungan Bagong, proyek Pasar Pon dan tukar-menukar lahan di kawasan serta tegakan. [nng/kun].

Apa Reaksi Anda?

Komentar