Politik Pemerintahan

Hari Buruh, Disperinaker Bojonegoro Sarasehan dan Tumpengan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan syukuran untuk memperingati Hari Buruh Sedunia. Kegiatan tersebut diharapkan bisa menampung aspirasi antara pihak perusahaan dan buruh, Rabu (1/5/2019).

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Pemkab Bojonegoro Agus Supriyanto mengatakan, selain melakukan tumpengan Disperinaker dalam perayaan Hari Buruh juga membuka posko pengaduan terkait dengan sengketa buruh. “Posko ini disediakan untuk membuka pengaduan,” ujarnya.

Perayaan Hari Buruh atau May Day yang biasa dilakukan dengan cara demo atau unjuk rasa, kata Agus Supriyanto, bisa dilakukan dengan cara lain. Namun, apa yang diharapkan bisa tersampaikan. “Sarasehan ini menjadi wadah diskusi antara buruh dan perusahaan untuk menyampaikan uneg-uneg bersama,” ungkapnya.

Agus Supriyanto mengatakan, dari 1.309.867 penduduk di Bojonegoro, penduduk yang sudah masuk usia produktif atau usia kerja 15 tahun keatas ada sebanyak 1.028.824 tenaga kerja. Dari data itu, angka tersebut ada sebanyak 719.362 orang masuk di angkatan kerja. Dari angkatan kerja itu, yang bekerja sebanyak 695.431 orang.

Pekerja di bidang industri, ada 60.850 orang, bidang jasa ada 16.0550 orang, tenaga kerja formal 103.080 orang dan non formal sebanyak 50.011 orang. Sedangkan jumlah penganggur ada sebanyak 23.818 orang. “Grafik tingkat pengangguran di Bojonegoro dari tahun 2017 – 2019 menurun,” ujarnya.

Sementara, Site Manager PT Rekind, Zaenal Arifin, mengatakan saat ini perusahaannya sudah merekrut sebanyak kurang lebih 12 ribu tenaga kerja. Jumlah tersebut akan bertambah lagi jika sudah memasuki pekerjaan peak dengan total pekerja yang dibutuhkan sebanyak 6.000 orang.

“Setelah Juli – Agustus treknya sudah mulai naik dan peak pekerjaan bulan Maret 2020 membutuhkan tenaga kerja sebanyak 6.000 orang,” jelasnya.

Sekadar diketahui sarasehan digelar dengan tema “May Day, Together We Crow” yang disampaikan narasumber dari Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Redinal Dewanto, SPSI Bojonegoro, Sugiharto dan pihak Perusahaan Rekayasa Industri (Rekind) selaku kontraktor pelaksana proyek Engineering, Procurement dan Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) Jambaran-Tiung Biru. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar