Politik Pemerintahan

Gus Syaif: Jember Butuh Bupati Baru

Gus Syaif

Jember (beritajatim.com) – KH Syaiful Rijal, Ketua Persaudaraan Antar Guru Ngaji yang juga keponakan almarhum Rois Aam PBNU KH Achmad Shiddiq, menegaskan bahwa Kabupaten Jember, Jawa Timur, membutuhkan figur bupati baru untuk masa pemerintahan 2020-2025.

“Jember harus ada bupati baru. Anda sudah membaca tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan ( terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018)?” kata Gus Syaif, sapaan akrabnya. Hasil audit BPK menjadi acuannya untuk menilai kinerja pemerintahan Jember saat ini.

Sebagaimana dilansir BPK, Pemerintah Kota Pasuruan dan Pemerintah Kabupaten Jember mendapatkan opini audit Wajar dengan Pengecualian (WDP). BPK menemukan adanya kelemahan pengendalian dan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berdampak terhadap kewajaran penyajian LKPD di dua daerah tersebut. Sembilan kelemahan itu adalah:

1. Penatausahaan aset tetap belum tertib
2. Pengakuan konstruksi dalam pengerjaan (KDP) tidak tepat
3. Penyajian saldo aset tidak berwujud dan aset lain-lain belum memadai.
4. Pemanfaatan aset tanah tanpa pengenaan sewa
5. Kekurangan volume atas paket pekerjaan belanja modal.
6. Realisasi belanja daerah atas kegiatan penyelenggaraan pendidikan gratis (PPG) tidak dilakukan secara memadai.
7. realisasi belanja yang menggunakan SP2D LS tidak tepat.
8. Penatausahaan persediaan belum tertib.
9. Keterlambatan penyelesaian pekerjaan konstruksi.

Pemkab Jember direkomendasikan mengembalikan sejumlah uang kepada kas negara. “Kalau tidak salah ada tiga item (rekomendasi). Kalau tidak salah yang jadi perhatian antara lain (anggaran kegiatan) di Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit dr. Soebandi. Satunya lagi saya lupa. Ada dana yang harus dikembalikan. Saya tidak hapal berapa jumlahnya,” kata Wakil Bupati Abdul Muqit Arief beberapa waktu lalu.

Gus Syaif menginginkan agar bupati ke depan membangun Jember lebih baik dan tidak merusak tatanan. “Yang relijius dan nasionalis, yang benar-benar hadir mewakafkan dirinya untuk rakyat Jember,” kata mantan Ketua Pengurus Cabang NU Bondowoso ini. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar