Politik Pemerintahan

FKUB Pamekasan Ajak Masyarakat Tahan Diri

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pamekasan, KH Muid Khozin mengimbau seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menahan diri dan menghindari hal yang dapat menghilangkan kekhusukan beribadah.

Terlebih saat ini bersamaan dengan momentum Ramadan 1440 Hijriyah, sehingga kekhusukan beribadah sangat dituntut demi mengharapkan pahala berlipat di bulan penuh berkah.

Apalagi pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang digelar 17 April 2019, dipastikan sudah tuntas khususnya di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. “Mari di bulan suci Ramadan ini, kita saling memaafkan, demi kekhusukan kita beribadah,” kata KH Muid Khozin, Senin (13/5/2019).

“Apalagi saat ini pemilihan presiden (pemilu) di Pamekasan, sudah selesai. Artinya kita harus kembali kepada tugas masing-masing, kalau kata orang Madura; lakona kalako, kennengenna kennengge,” sambung Kiai Muid.

Selain itu, ia juga mengajak semua pihak agar memasrahkan urusan pemilu kepada penyelenggara. “Hasil pemilu harus kita percayakan kepada yang berwenang, dalam hal ini KPU. Mari bersabar menunggu hasil keputusan, baik hasil pileg maupun pilpres,” imbaunya.

“Dari itu kami sampaikan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu, serta kepada semua aparatur pemerintah. Tidak lupa pula kepada masyarakat yang telah ikut serta mensukseskan pelaksanaan pemilu khususnya di kabupaten Pamekasan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, berbagai persoalan pemilu juga sudah diatur dalam regulasi maupun perundang-undangan yang berlaku. “Jika ada persoalan atau masalah yang perlu diselesaikan, sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum dan tetap mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Karena negara kita negara hukum,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar