Politik Pemerintahan

Fattah Jasin Daftar Bakal Calon Bupati Sumenep 2020 Melalui PKB

Sumenep (beritajatim.com) – Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Fattah Jasin resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati (Bacabup) Sumenep berkendaraan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Didampingi sejumlah ulama dan tokoh masyarakat, diantaranya Imam Utomo, mantan Gubernur Jawa Timur, Fattah Jasin mengambil formulir pendaftaran dan langsung mengembalikannya ke desk Pilkada PKB dengan dilengkapi persyaratan pendaftaran sebagai bacabup.

“Hari ini saya mengambil formulir sekaligus langsung menyerahkan kelengkapan-kelengkapan sebagai persyaratan mendaftar calon bupati,” katanya, Rabu (13/11/2019).

DPC PKB Sumenep membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Sumenep sejak tanggal 30 Oktober hingga 15 November 2019.

“Di Sumenep ini banyak ulama. Nah, partai yang dekat dengan ulama, partai yang ada di hati masyarakat itu ya PKB. Apalagi makin hari trend PKB ini makin bagus. Dulu di legislatif hanya mendapat 7 kursi, sekarang 10 kursi. Karena itu, saya mendaftar melalui PKB,” papar Fattah Jasin.

Ia menuturkan, sebenarnya dirinya tidak punya keinginan untuk maju dalam Pilkada Sumenep 2020. Namun banyak pihak yang menginginkan saya pulang ke ‘tanah air’ untuk membangun tanah kelahiran saya.

“Mungkin para pihak itu tahu ‘sepak terjang’ saya selama 32 tahun membangun Jawa Timur. Karena itu, dengan ikhtiar dan tidak ada yang menjadi beban, saya siap maju dalam Pilkada Sumenep,” ucapnya.

Ia mengaku siap mematuhi aturan apabila setelah penetapan calon oleh KPU pada 8 Juli 2020, dirinya harus mundur dari birokrasi.

“Kalau aturan menyatakan saya harus mundur ya saya akan mundur sebagai birokrat. Kalau aturan menyatakan saya harus cuti, ya saya akan cuti. Yang jelas, saya siap mematuhi aturan,” tandasnya.

Sementara Ketua DPC PKB Sumenep, KH Imam Hasyim menyambut baik kedatangan Fattah Jasin untuk mengambil formulir sekaligus menyerahkan persyaratan pendaftaran bacabup.

“Mudah-mudahan ini bersamaan dengan Ridha Allah Subhanahu wa ta’ala,” ujarnya. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar