Politik Pemerintahan

Empat Petugas KPPS di Bojonegoro Meninggal

Bojonegoro (beritajatim.com) – Delapan hari selepas pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dilakukan serentak menyisakan berbagai permasalahan. Salah satunya korban meninggal dari petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Di Kabupaten Bojonegoro, ada empat penyelenggara pemilu yang meninggal dunia. Mereka yang meninggal diduga kelelahan akibat mengamankan suara dan menjaga agar pemilu berjalan lancar. Sementara di Jawa Timur ada 11 orang petugas meninggal dan 13 petugas sakit.

Karena tidak ada jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, ahli waris dari petugas penyelenggara Pemilu itu rencananya akan mendapat santunan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Komisioner KPU, Mustofirin mengatakan, pemberian bantuan atau santunan tersebut sesuai dengan radiogram Gubernur Jatim nomor 270/187/412.305/2019 tanggal 25 April 2019 pada Jumat (26/4/2019) besok di gedung Grahadi Surabaya.

“Kami ditugaskan untuk mendampingi keluarga atau ahli waris para korban yang mengawal jalannya Pemilu,” katanya saat ditemui di kantor KPU setempat, Kamis (26/4/2019).

Dalam radiogram disebutkan, kepada keluarga ahli waris petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal karena sakit akibat kelelahan saat penyelenggaraan Pemilu, diundang ke gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo No. 101, Surabaya, pada pukul 16.00 Wib, pada Jumat, 26 April 2019.

Bagi ahli waris (suami/ istri/ anak/ ayah atau ibu) yang akan datang menghadiri undangan Gubernur Jatim, diharap membawa KTP Keluarga, Kartu Keluarga, dan foto korban (petugas penyelenggara Pemilu).

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto, mewakili Pemerintah Kabupaten, mengucapkan bela sungkawa dan duka yang mendalam atas meninggalnya keempat pahlawan demokrasi itu. “Kami berbela sungkawa untuk keluarga korban, semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” pungkasnya. [lus/ted]

Keempat penyelenggara Pemilu di Bojonegoro yang meninggal sebagai berikut:

1. Supriyadi (22), jabatan sebagai anggota KPPS TPS 10, Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro.
2. Lu’anto (45), jabatan anggota KPPS Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
3. Mustakim (43), jabatan anggota PPS Desa Jampet, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
4. Suparman (60), jabatan anggota Linmas Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.

Apa Reaksi Anda?

Komentar