Politik Pemerintahan

Ekonom: Pengusaha Cocok Gantikan Risma, Tapi . . .

Foto ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Ekonom UNAIR Tjiptohadi Sawarjuwono turut memandang jika sosok pengusaha boleh dibilang layak untuk menjadi suksesor Wali Kota Risma di Pilwali Surabaya. Hanya saja, ia menilai ada banyak hal yang harus turut dimiliki oleh mereka yang hendak maju di Pilwali Surabaya.

“Pengusaha yang ingin menggantikan Bu Risma nanti tidak boleh hanya mementingkan bisnisnya sendiri saja. Ada banyak hal yang harus juga diperhatikan terkait permasalahan di Surabaya ini,” ujar Tjiptohadi, Minggu (14/7/2019).

Lebih lanjut, Guru Besar FEB UNAIR ini menjabarkan beberapa permasalahan yang ia anggap serius di Surabaya. “Salah satunya, sebut saja, perkara zonasi kemarin,” ujarnya.

“Lalu juga soal jalanan yang semakin sempit karena perluasan trotoar. Lalu bagaimana perencaan untuk membangun Kota Surabaya ke depan. Itu semua tidak cukup pengusaha saja,” tambah Tjiptohadi.

Keberhasilan pemerintahan Wali Kota Risma di sektor ekonomi pun, menurutnya juga perlu dipertahankan. Sosok pengganti wali kota perempuan pertama di Surabaya kelak harus mampu melebihi capaian yang ada.

“Karena ada PR juga untuk bisa menyembuhkan BUMD yang sakit seperti misalnya PD Pasar. Pengganti Wali Kota Risma nanti harus bisa menuntaskan masalah itu,” tegas Tjiptohadi.

Sebelumnya, Peneliti senior Surabaya Survey Center Surokim Abdussalam, Minggu (14/7/2019), berpendapat jika kalangan pengusaha sangat layak untuk dipertimbangkan untuk maju di Pilwali Surabaya 2020. Mereka disebut memiliki modal kuat.

“Para pengusaha ini punya modal kuat terkait visi. Mereka mampu mencukupi kebutuhan terkait bagaimana Surabaya di masa depan. Kemampuan itu kemampuan khas yang dimiliki oleh kalangan pengusaha,” kata Rokim.

Sebagai informasi, dari kalangan pengusaha, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya Jamhadi dinilai punya peluang menjadi bakal Calon Wali Kota Surabaya lewat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dalam Pilkada Surabaya 2020. Hal itu dikarenakan, nama Jamhadi diusulkan oleh Ketua Bappilu DPP PDIP Bambang DH. DPC PDIP Kota Surabaya yang saat ini berada di bawah kepemimpinan Dominikus Adi Sutarwijono pun diprediksi bakal menjadikan langkah Jamhadi mendapatkan tiket di Pilwali Surabaya semakin mudah. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar