Politik Pemerintahan

Dulu Jokowi Kalah di Bojonegoro, Kini Target Menang 70 Persen

Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, Machfud Arifin mengatakan akan memenangkan suara Jokowi – Ma’ruf di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (24/3/2019).

Dalam Pilpres 2014, Jokowi di Kabupaten Bojonegoro kalah dalam perolehan suara. Pada Pilpres 2019 harapannya, dia akan mengembalikan kekalahan tersebut menjadi kemenangan. “2019 ini Pak Jokowi harus membalik kekalahan menjadi kemenangan di Bojonegoro,” ujarnya.

Target kemenangan Jokowi – Ma’ruf di Kabupaten Bojonegoro, menurut mantan Kapolda Jatim itu ditarget 70 persen. Target tersebut diyakini bisa terpenuhi karena beberapa tokoh di Kota Ledre ini sudah bersatu dan menyatakan sikap mendukung Jokowi – Ma’ruf.

“Tinggal turun ke bawah saja untuk menemui masyarakat secara langsung,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Temu Relawan Jokowi – Ma’ruf di Bojonegoro, kemarin.

Strategi yang dilakukan tim kampanye, menurut Machfud, salah satunya adalah turun ke bawah dan menemui langsung masyarakat kecil untuk menepis sebaran berita palsu mengenai Jokowi yang merupakan bagian dari PKI, maupun anti Islam.

Baik relawan kyai, tokoh masyarakat maupun caleg harus menjelaskan kepada masyarakat. “Ini tidak mungkin, kalau Jokowi menang perzinahan dilegalkan, adzan dilarang apa mungkin? Berita hoax ini yang harus dijelaskan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sekadar diketahui, pada Pilpres 2014 Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla menang di 13 kecamatan dengan perolehan suara sebanyak 48,29 persen. Sedangkan, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa menang di 15 kecamatan dengan perolehan suara 51,71 persen. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar