Politik Pemerintahan

Dua Saksi Sudah, Tinggal Klarifikasi Bupati Jember

Jember (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah memeriksa dua orang saksi terkait dugaan pelanggaran regulasi pemilu oleh Bupati Faida.

Dua saksi itu hadir dalam acara Kongres Perangkat Desa di Aula PB Sudirman, Kantor Pemkab Jember, di Jalan Sudarman, Sabtu (15/12/2018).

Dalam acara itu, Bupati Faida terekam video berdurasi dua menit 50 detik sedang mengampanyekan calon legislator DPR RI Abdul Rochim. Kebetulan Rochim adalah nama suami Faida.

Video itu telah beredar di media sosial. Pernyataan Faida ini terekam di detik 1-14. Faida meminta perangkat desa untuk tidak terlibat kampanye politik dalam pemilu 2019.
“Ada larangan bagi perangkat desa untuk ikut serta dan terlibat dalam kampanye pemilihan umum atau pemilihan kepala desa. Mangkane ojok bengok-bengok Pak Rochim. Sing penting dicoblos,” katanya disambut gelak tawa hadirin.

“Kami memastikan beberapa hal terkait acara dari awal sampai akhir saja. Saksi ini hadir sebagai peserta di sana,” kata Andika Firmansyah, salah satu komisioner Bawaslu Jember, Kamis (10/1/2019).

Bawaslu Jember akan mengundang bupati untuk diklarifikasi dalam waktu dekat. “Setelah hasil klarifikasi sudah terpenuhi, baru kami akan melakukan kajian. Kemudian baru akan kami tindaklanjuti, pasal-pasal yang kami sangkakan nanti seperti apa. Kalau ranahnya pelanggaran administrasi, akan dibahas di Bawaslu. Kalau ada temuan dugaan pidananya, maka keputuan di sentra Gakumdu yang membahas apakah ini bisa ditindaklanjuti atau tidak,” kata Andika.

Jumlah saksi bisa bertambah tergantung kebutuhan. “Nanti akan dibahas lagi,” kata Andika. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar