Politik Pemerintahan

DPRD Sampang Telusuri Dugaan Pungli Pada Tahapan Pilkades

Nasafi Ketua Komisi 1 DPRD Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang, mendalami adanya dugaan pungutan liar (Pungli) tes urine tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dimotori oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat.

“Memang ada laporan penarikan uang kepada peserta tes urine, maka dari itu kami (DPRD, red) akan melakukan pemanggilan kepada dinas terkait untuk dimintai keterangan,” kata Nasafi, Ketua Komisi I DPRD Sampang, Senin (7/10/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya telah melayangkan surat kepada dinas untuk segera melakukan rapat koordinasi, pasalnya informasi yang beredar penarikan uang tersebut bervariatif kepada setiap calon kepala desa.

“Sesuai dengan jadwal, hari Rabu tanggal 9 Oktober besok akan panggil, nantinya baru bisa dikembangkan apakah penarikan uang itu benar atau tidak, serta diperuntukkan untuk apa saja. Tapi perlu diketahui jika kami tidak ingin penarikan itu diluar ketentuan yang berlaku, karena jelas masuk Pungli,” tegasnya.

Sekedar diketahui, dalam tahapan seleksi tes urine kepala desa yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa timur, diikuti oleh 130 bakal calon kepala desa.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar