Politik Pemerintahan

DPRD Jember: Ada Oknum PPK Main Mata dengan Caleg

Rima Diah, Komisioner KPU Jember

Jember (beritajatim.com) – Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi mengatakan, ada oknum anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang bermain mata dengan salah satu calon legislator.

Hal ini diungkapkan Ayub dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019). “Beberapa minggu lalu saya mendapatkan laporan, ada beberapa penyelenggara pemilu yang ikut menjadi tim sukses peserta pemilu,” katanya.

Menurut Ayub, gara-gara ketidaknetralan anggota PPK, salah satu anggota panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat desa mengundurkan diri. “Dia ditekan oleh PPK untuk menjadi tim sukses salah satu peserta pemilu. Hal-hal seperti ini harus betul-betul dijaga. Jangan sampai terjadi, karena itu akan mencederai pemilu,” jelasnya.

Kebetulan salah satu PPS yang mengundurkan diri itu adalah pegiat Gerakan Pemuda Ansor, organisasi yang dipimpin Ayub. “Dia oleh PPK disuruh mencari (dukungan) 20 orang di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara). Saya tidak akan ngomong kalau tidak ada data,” kata Ayub.

Ayub berharap KPU benar-benar menjadi penyelenggara yang netral. “Saya mohon KPU betul-betul bisa menindaklanjuti. Jangan sampai ada penyelenggara pemilu jadi tim sukses,” katanya.

Ayub meminta oknum PPK itu diganti. “Ketimbang saya blow up besar-besaran kan malu,” katanya.

Komisioner KPU Jember Rima Diana Puspita menegaskan, ada mekanisme di KPU Jember untuk penindakan kode etik. “Silakan dilaporkan ke KPU,” katanya.

Usai rapat, Rima berjanji akan membawa laporan Ayub ini dalam rapat komisioner. “Kalau terbukti, maka sanksinya sampai pemecatan,” kata Rima.

KPU Jember sudah berusaha agar netralitas penyelenggara pemilu hingga tingkatan bawah terjaga. “Tidak berpihak pada pasangan calon atau caleg. Ada bimbingan teknis tentang kode etik. Setiap kali rapat, kami sampaikan,” kata Rima.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jember Thobroni Pusaka membuka pintu bagi pelaporan terkait oknum PPK. “Silakan, kami bisa juga menanganinya,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar