Politik Pemerintahan

DPR Minta Pelaku Impor Sampah Berbahaya di Surabaya Diusut Tuntas

Jakarta (beritajatim.com) – Sebanyak 11 kontainer sampah ditemukan masuk ke Pelabuhan Batam secara ilegal, dua diantaranya berisi limbah bahan beracun dan berbahaya. Kemudian lima kontainer juga ditemukan di Surabaya yang berisi cacahan kertas bekas sebagai bahan baku industri daur ulang yang bercampur sampah rumah tangga.

“Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK bersama Kepolisian harus mengembalikan (re-ekspor) seluruh kontainer sampah tersebut ke negara asalnya,” kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Selasa (11/6/2019).

Dia juga mendesak, agar pelaku atau oknum yang terlibat dalam pengiriman kontainer sampah tersebut ke Indonesia diusut tuntas. Mengingat peraturan di Indonesia tidak memperbolehkan untuk melakukan impor sampah.

Politikus Partai Golkar ini juga mendorong Pemerintah untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengiriman-pengiriman barang maupun sampah dari luar negeri. “Apalagi perdagangan sampah antarnegara harus memiliki sistem notifikasi, yaitu negara eksportir wajib menginformasikan barang ke negara tujuan,” kata Bamsoet, sapaan Bambang. [hen/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar