Politik Pemerintahan

Disparbud Gresik Usulkan 5 Bangunan Jadi Cagar Budaya

Gresik (beritajatim.com) – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik mengusulkan lima bangunan yang menjadi potensi cagar budaya. Dari lima cagar budaya dan situs itu, paling banyak di daerah kota.

Kepala Disparbud Gresik Migfar Syukur menuturkan, memang institusinya bakal mengajukan sejumlah bangunan menjadi cagar budaya. Namun pihaknya belum mengetahui secara rinci, wilayah mana saja yang bakal menjadi potensi. Pasalnya, untuk menjadi cagar budaya dan situs harus ada persyaratannya.

“Ada beberapa kriteria bangunan yang bisa masuk cagar budaya. Salah satunya, bangunan tersebut berusia 50 tahun atau lebih, mempunyai nilai sejarah, ilmu pengetahuan, agama dan budaya,” tuturnya, Selasa (18/06/2019).

Selain persyaratan di atas lanjut Mighfar, juga ada tim yang bakal meneliti. Tim tersebut bisa juga dari luar kota maupun daerah sendiri.

“Di Gresik total ada 36 bangunan. Antara lain bangunan, situs, struktur (sebuah bangunan yang tidak ada atapnya) dan benda mati. Namun, dalam penelitian tim ada indikasi bangunan sudah diganti dan mengubah bentuk asal, secara otomatis tidak masuk verifikasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, khusus bangunan rumah yang ada penghuninya, Disparbud Gresik secara khusus bakal memberikan insentif kepala pemilik. Salah satunya, pemberian diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan bantuan untuk renovasi bangunan.

“Nantinya pengelolahan ditanggung pemerintah daerah. Namun, untuk renovasi semuanya dilakukan sesuai permintaan dari pemilik bangunan, asalkan tidak banyak merubah bentuk aslinya,” imbuhnya.

Seperti diketahui, penetapan bangunan tua menjadi cagar budaya, ssuai amanat UU nomor 11 tahun 2010. Dalam undang-undang itu dijelaskan negara bertanggung jawab dalam pengaturan pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar