Politik Pemerintahan

Disnakertrans: Ada 70 Perusahaan Baru di Jember

Kepala Disnakertrans Jember Bambang Edi

Jember (beritajatim.com) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bambang Edi mengatakan, jumlah perusahaan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertambah. Ada 70 perusahaan baru pada 2018.

“Alhamdulillah, (setiap tahun) bertambah. Mudah-mudahan untuk yang akan datang (akan ada perusahaan baru lagi). Kalau tidak salah dengar, ada perusahaan yang berdiri di Wirolegi: pabrik triplek. Di Kecamatan Puger, ada pabrik semen sedang membangun,” kata Bambang, Senin (11/2/2019).

Saat ini, menurut Bambang, jumlah perusahaan di Jember mencapai 878 perusahaan. Ada perbedaan menyolok dengan data perusahaan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang mencapai ribuan perusahaan. Namun Bambang bersikukuh, bahwa jumlah 878 perusahaan adalah benar. “Sesuai undang-undang yang berlaku (UU Nomor 7 Tahun 1981), pegawai berjumlah minimal 10 orang ke atas termasuk kategori perusahaan,” katanya.

Perusahaan besar memiliki karyawan lebih dari seribu orang. “Perusahaan menengah mungkin memiliki karyawan 500 ke atas, perusahaan sedang memiliki 100 karyawan ke atas, dan perusahaan kecil memiliki karyawan di atas sepuluh orang,” kata Bambang.

Terkait dengan pemberlakuan upah minimum kabupaten, Disnakertrans Jember sudah melakukan sosialisasi ke semua perusahaan. “Kami panggil mereka, lalu kami sodori surat pernyataan apakah sanggup mematuhi UMK. Ada yang bilang sanggup, ada yang tidak memberi jawaban. Perusahaan-perusahaan yang menjadi cabang akan mengirimkan surat pernyataan ke pusat,” kata Bambang.

“Disnaker Jember sebatas pembinaan hingga 31 Desember 2018. Untuk pelaksanaannya adalah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Jadi saya tidak bisa mengintervensi. Ada edarannya (dari gubernur),” kata Bambang. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar