Politik Pemerintahan

Dipertanyakan, Pengadaan Program Rastrada Pakai Beras Premium

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, menganggarkan Rp 12,563 miliar untuk program beras pra sejahtera daerah (rastrada) bagi fakir miskin. Dalam program ini, ada 7.852 keluarga penerima manfaat. Mereka masing-masing menerima 10 kilogram beras selama sepuluh bulan.

DPRD Jember mempertanyakan penggunaan beras premium dalam program ini. Dalam rapat antara Komisi D DPRD Jember dengan Dinas Sosial di gedung parlemen, Senin (18/3/2019), terungkap bahwa pagu nominal program adalah Rp 16 ribu atau seharga beras premium. “Kenapa harus pakai beras premium? Selisih harga beras ini kan bisa dipakai untuk memperbanyak jumlah penerima. Beras yang baru diselep dengan harga Rp 8.700 saja sudah enak kok,” kata Sekretaris Komisi D Nur Hasan.

Nur Hasan yakin pemenang lelang program ini tak akan menyediakan beras premium. Dia tahu bahwa beras tersebut diadakan oleh pengusaha-pengusaha lokal. “Kalau beras premium ya beras yang dijual di mini market. Harganya memang mahal. Tolonglah, berasnya ya beras yang dimakan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Jember Isnaini Dwi Susanti mengatakan, angka Rp 16 ribu bukanlah harga untuk beras premium. “Rp 16 ribu itu meliputi transportasi pengiriman, pajak. Pagunya seperti itu. Kalau beras premium segitu pagunya. Dalam anggaran harus sesuai dengan pedum (pedoman umum),” katanya.

Susanti tidak tahu berapa harga beras yang diadakan untuk program itu. “Itu kan lelang,” katanya.

Namun Nur Hasan tetap menganggap pagu sebesar itu terlalu mahal. Apalagi ditentukan untuk beras premium. “Rp 10 ribu harga beras ditambah ongkos kirim dan segala macam juga tidak sampai Rp 16 ribu,” katanya.

“Masalahnya antara beras premium dan tidak, saat kita beli dari mini market dan beli dari selep, ketika ditaruh ya sama. Beras premium ada perlakuan khusus (dalam pengolahan). Beras premium pasti pelaku-pelaku usaha besar yang melakukannya (mengolahnya),” kata Nur Hasan. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar