Politik Pemerintahan

Dinas Perdagkum Ponorogo Anggarkan Rp 100 Juta untuk Pemeliharaan Pasar Relokasi

Kepala Dinas Perdagkum Kabupaten Ponorogo Addin Andanawarih.(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki musim penghujan, sejumlah pedagang di tempat pasar relokasi mengeluh. Pasalnya, di beberapa sudut pasar yang berdiri di tanah bekas RSUD dr Harjono terjadi terlihat genangan air, usai hujan mengguyur.

Bahkan air hujan pun juga membasahi kios pedagang, akibat atap yang bocor. Pedagang yang dulunya menempati pasar legi itu merasa dirugikan atas kejadian tersebut.

”Sekarang sudah tidak ada masalah, karena sudah dibenahi,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Perdagkum) Kabupaten Ponorogo Addin Andanawarih, Senin (6/1/2020).

Genangan yang ada, kata Addin disebabkan dari banyaknya sampah yang ada di selokan. Setelah dibersihkan, air kembali lancar masuk ke selokan. Selain itu penyebab genangan air yang lain, karena keluar masuknya truk yang bermuatan barang-barang berat. Sehingga mengakibatkan permukaan tanah ada yang menurun.

”Sudah dilakukan pembenahan sehingga keadaanya normal kembali. Diperbaiki oleh rekanan, karena masa pemeliharaannya masih sampai akhir bulan Januari ini,” katanya.

Selain itu juga dilakukan perbaikan pada atap yang bocor. Kebocoran yang selama ini terjadi, ternyata akibat daun-daun yang banyak memenuhi talang. Sehingga air yang di talang tidak bisa mengalir dengan lancar. Addin mengungkapkan setelah pemeliharaan dari rekanan selesai, selanjutnya pemeliharaan dilakukan oleh Pemkab setempat. Dinas Perdagkum, kata Addin sudah mengajukan anggaran di APBD 2020 untuk perawatan.

”Kami sudah ajukan untuk pemeliharaan rutin pasar relokasi sebesar Rp 100 juta dalam setahun,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar