Politik Pemerintahan

Di Malang, Jalan Berlubang Bikin Pengendara Tumbang

Kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Malang akibat jalan yang berlubang, banyak di keluhkan masyarakat.

Malang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Malang akibat jalan yang berlubang, banyak di keluhkan masyarakat. Pengguna roda dua yang melintas pun, tumbang akibat terjungkal dalam jalan yang berlubang.

Tak hanya ruas jalan utama yang berlubang, sejumlah jalan tingkat kecamatan sampai desa, membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati jika tak ingin luka sia-sia hingga meregang nyawa.

Salah satunya, di jalan Sunan Bonang, Dusun Boto Jambangan, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Dalam beberapa jam, jalan berlubang di kawasan itu mengakibatkan pengendara roda dua terjungkal.

Salah satu warga di RT 3/ RW 11, Sahri (36) mengaku di daerah sekitar sering terjadi kecelakaan. Rata-rata mereka mau menghindari jalan yang berlubang.

“Tadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB juga terjadi kecelakaan. Selang waktu agak lama sekitar pukul 10.00 WIB juga ada kecelakaan lagi akibat terjerembang lubang jalan,” ungkap Sahri, Jumat (15/3/2019).

Menurut Sahri, kondis jalan ini sudah lama, bahkan dirinya dan beberapa warga sempat melakukan penambalan jalan yang berlubang karena sering kali terjadi kecelakaan. Bahkan ada dari beberapa kecelakaan sampai menimbulkan korban jiwa.

”Banyak memang kecelakaan disebabkan oleh lubang jalan ini. Sampai ada yang meninggal dunia juga. Saya berinisiatif dengan menambal jalan yang berlubang dengan mengecor ala kadarnya. Tapi ketika belum kering, tanda yang digunakan untuk menutupinya ada yang membuang,” tegas Sahri.

Menanggapi hal itu, Camat Pakis, Firmando Hasiholan Matondang menyampaikan, sebenarnya ruas jalan itu masih baru dilakukan pelebaran, dan pihaknya juga telah meminta untuk melakukan perbaikan pada pihak terkait.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak Jasa Marga supaya melakukan perbaikan jalan, karena area jalan tersebut sering dilewati kendaraan dump truk saat melakukan pengurukan jalan tol Mapan. Tapi mereka bilang masih menunggu tim pemeriksa saat melakukan pelebaran,” pungkasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar