Politik Pemerintahan

Dewan Pers Minta Media Berperan Aktif dalam Pemilu 2019

Yosep Adi Prasetyao sedang membawakan materi dalam Workshop Media di Surabaya, Rabu (6/1/2019)

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetya meminta kepada media untuk berperan aktif memberitakan pemilu serentak tahun 2019, agar partisipasi warga meningkat dan mengurangi golput.

” Pemilu 2019 adalah momen penting, Pemilu serentak pertama yang memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPRD Tingkat I, DPRD tingkat II dan DPD,” kata Yosep dalam workshop Dewan Pers dengan tema peliputan legislatif dan pemilihan Presiden Tahun 2019 di Hotel Four Point jalan Embong Malang, Rabu (6/1/2019).

Namun yang terjadi saat ini pemberitaan lebih banyak mengulas pertarungan Capres antara Jokowi dan Prabowo. Padahal Pemilu 2019 juga memilih anggota DPR, DPRD I, DPRD II dan dan DPD.

“Media mainstrean kami harap menydiakan alternatif pemberitaan dan tidak terbawa dengan isu yang diangkat Media Sosial tandasnya,” kata Yosep.

Pemilu 2019 diakuia ada fenomena roving bandit atau politikus hitam (busuk) yang ikut dalam proses demokrasi dan hal itu harus diawasi oleh media.

“Roving bandit atau politikus busuk dengan kekuatan modal menjadi fenomena dalam pemilu kali ini,” kata Yosep.

Meski ada politikus busuk, masih ada juga politikus yang baik dan hal itu mesti menjadi peliputan media agar kualitas pemimpin dalam memilih pemimpin bisa dipertanggungjawabkan.

Demokrasi secara tidak langsung juga menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik seperti Walikota Surabaya Tri Rismahrini, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas atau Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

“Dulu Surabaya panas, sekarang dibawah Bu Risma Surabaya adem dengan taman dan banyak pohon,”tandas Yosep.[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar