Politik Pemerintahan

Bantu Wilayah Kekeringan Pamekasan

Demokrat Pamekasan Bagikan Air Bersih Gratis

Pamekasan (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Pamekasan, ikut serta membantu masyarakat di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam yang terdampak bencana kekeringan pada tahun tahun ini.

Bantuan tersebut berupa air bersih yang didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, khususnya di wilayah utara Pamekasan. Seperti wilayah Batumarmar, Pasean, Waru dan sejumlah kecamatan lainnya.

“Pendistribusian air bersih ini kita bagikan secara merata di berbagai wilayah di Pamekasan, namun kita jadwal per pekan. Artinya setiap pekan di kecamatan Kadur, pekan berikutnya di kecamatan lain yang juga terdampak kekeringan,” kata Ketua DPC Demokrat Pamekasan, Hermanto, Sabtu (31/8/2019).

Diakuinya, pendistribusian tersebut dilakukan sejak beberapa pekan terakhir khususnya pasca adanya masyarakat yang mulai membutuhkan air. Sebab bantuan air bersih yang didistribusikan pemkab Pamekasan, dinilai belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Jadi pendistribusian ini kita lakukan secara bergilir, misalnya pekan kemarin kita fokuskan di kecamatan Kadur. Seperti di Desa Kertagenah Tengah, dan desa lainnya. Selanjutnya bergeser ke kecamatan Palengaan, tepatnya di Desa Palengaan Dheje, dan lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pendistribusian tersebut dilakukan semata-mata sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan. “Hal ini murni merupakan sumbangsih dari jajaran pengurus Demokrat Pamekasan, bahkan rutin kita lakukan setiap memasuki musim kemarau,” jelasnya.

“Dari itu kami berharap hal ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan pada tahun ini. Apalagi pendistribusian ini kita juga lakukan di berbagai titik yang memang sangat membutuhkan sekalipun sudah mendapat bantuan serupa dari pemerintah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, tercatat hanya dua kecamatan berbeda yang dinyatakan aman dan bebas dari bencana kekeringan, khususnya memasuki musim kemarau pada tahun ini.

Dua kecamatan tersebut masing-masing Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota), keduanya tidak termasuk dari 11 kecamatan berbeda yang dipastikan terdampak kekeringan yang tersebar di sebanyak 325 dusun yang tersebar di 80 desa.

Bahkan dari total warga terdampak kekeringan tahun ini, terdiri dari 71.032 kepala keluarga yang tersebar di 80 desa di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar