Politik Pemerintahan

DDII Jatim Usulkan Hari NKRI

M. Natsir (foto: Hidayatullah.com)

Jember (beritajatim.com) – Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Timur mengusulkan agar hari dideklarasikannya Mosi Integral oleh Perdana Menteri Mohammad Natsir sebagai Hari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Mosi Integral dicetuskan Natsir pada 3 April 1950. Mosi tersebut mengembalikan Indonesia ke wadah NKRI dari bentuk Republik Indonesia Serikat (RIS). “RIS bentukan Belanda yang berpotensi memecah belah Republik, berhasil disatukan kembali melalui Mosi Integral Natsir,” kata Wakil Sekretaris DDII Jatim Tom Mas’udi.

Gagasan ini juga hendak diperjuangkan Partai Bulan Bintang (PBB) jika meluncur ke parlemen. “PBB berkewajiban mengingatkan kembali peristiwa monumental yang pernah tercatat dalam tinta emas sejarah, bahwa bangsa ini nyaris tercabik-cabik dalam negara-negara bagian atau federasi jika tak ada mosi itu,” kata pria yang juga caleg DPRD Kota Surabaya dari Partai Bulan Bintang (PBB) Dapil 3 ini.

Gagasan Hari NKRI ini sejalan dengan semangat mempertahankan NKRI dan Pancasila. Saat itu, Natsir sebagai Ketua Fraksi Partai Masyumi (Majelis Syura Muslimin Indonesia) menyatakan mosi tersebut dalam sidang parlemen sebagai terobosan untuk mengakhiri kemelut RIS.

Ini semakin menegaskan bahwa bagi umat Islam Indonesia NKRI bukanlah terminologi maupun barang baru. Tom mengatakan, NKRI adalah cita-cita luhur umat dan bangsa, dengan seorang aktivis dan negarawan muslim.

“Maka janganlah membawa NKRI, tanpa melibatkan umat Islam. Semoga tidak gagal paham,” kata alumnus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Jember ini. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar