Politik Pemerintahan

DCSL: Selain Ahok, 9 Nama Ini Juga Punya Peluang di Pilwali Surabaya

Beliana Ho, Ketua Damai Center for Social Life (DCSL)

Surabaya (beritajatim.com) – Beredarnya nama Basuki Tjahaya Purnama (BTP) dalam bursa bakal calon Wali Kota (bacawali) Surabaya disoroti oleh berbagai pihak. Damai Center for Social Life (DCSL) sebagai pengusul pertama melihat nama BTP atau Ahok layak masuk dalam bursa Bacawali yang mereka usulkan.

Belina Ho, Ketua DCSL mengatakan bahwa BTP adalah sosok yang kemampuan manjerial kota dan leadership-nya tidak perlu diragukan lagi. “Saya tak mau berspekulasi, tapi saya rasa kalau BTP masuk Surabaya, itu menjadi harapan bagi warga bahwa mereka sudah pasti akan dilayani oleh orang yang sudah terbukti kinerjanya,” kata Belina.

“Pekan lalu tim Litbang DCSL sudah mengamati beberapa nama yang potensial maju di Pilwali Surabaya. Dari PDIP ada BTP, Kirana Larasati, Armudji, Indah Kurnia, Dyah Katarina, dan Baktiono. Dari Golkar ada Gus Hans. Dari PSI ada Dhimas Anugrah. Dari PKB ada Arzeti Bilbina. Dan nama-nama kader partai-partai lainnya. Tapi semua ini masih liquid, kami hanya melihat dari perspektif DCSL,” tambahnya.

Dari hasil kajian yang mereka lakukan, Belina melihat bahwa BTP memiliki kemungkinan terbesar untuk melanjutkan keberhasilan Tri Rismaharini. “Meneruskan estafet dari Bu Risma itu tak mudah, BTP saya lihat yang paling mumpuni pimpin Surabaya. Pemikirannya maju ke depan dan bersih. Dia orang hebat,” kata Belina.

Walau demikian, Belina mengakui bahwa wacana nama BTP bertarung di Pilwali Surabaya tidak mudah direalisasikan. “Sulit sih ya, tergantung BTP sendiri apa mau ke Surabaya? Lalu pertimbangan DPP PDIP, pertimbangan kultural arek Suroboyo, pertimbangan partai-partai yang mau jadi pendukung, dan lain-lain. Kita lihat aja ke depan bagaimana, situasi politiknya sekarang masih cair dan hangat,” jelas Belina.

Merespons calon dari jalur independen, Belina mengatakan, “Ada nama-nama yang maju lewat jalur independen, itu bagus ya. Kita bisa lihat itu sebagai ekspresi kecintaan mereka pada kota Surabaya. Ada Lia Istifhama yang pengalaman di bidang pendidikan, saya rasa dia bisa bikin kejutan. Dokter Sukma, Cak Sholeh, Cak Sam juga, mereka layak diberi kesempatan,” kata wanita yang juga konsultan pendidikan tersebut. [ifw/suf]

Dalam kesempatan yang sama, DCSL juga merilis beberapa nama Bacawali Surabaya yang mereka anggap layak. Beberapa diantaranya adalah:

1. BTP (PDIP)
2. Gus Hans (Golkar)
3. Dhimas Anugrah (PSI)
4. Hendro Gunawan (Birokrat)
5. Armuji (PDIP)
6. Agus H. Yudhoyono (Demokrat)
7. Eri Cahyadi (Profesional)
8. Kirana Larasati (PDIP)
9. Indah Kurnia (PDIP)
10. Audrey Yu Jia Hui (Profesional)

Apa Reaksi Anda?

Komentar