Politik Pemerintahan

Dana Stimulan Kelurahan di Sampang Tak Tuntas

Sampang (beritajatim.com) – Sebanyak tiga belas Rukun Tetangga (RT) penerima dana stimulan Tahun anggaran 2018 di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan/Kabupaten Sampang, hingga mendekati akhir 2019 tidak bisa menyerap keseluruhan anggaran lantaran material masih nyantol di toko sebagai pihak ketiga.

Ahmad Muhlis, Ketua RT 1 RW 5, Jalan Pemuda, Kelurahan Rongtengah menjelaskan, jika pemilik toko berdalih uang habis, akibatnya material tidak dikirim dan proyek saluran di wilayahnya mangkrak. “Kata pemilik toko material, dananya sudah habis. Sehingga sisa material tidak dikirim,” ujarnya, Minggu (13/10/2019).

Lanjut Muhlis, setiap RT di Kelurahan Rongtengah, mendapatkan anggaran Rp 10 juta rupiah, dengan rincian belanja bahan materil yang dikontraktualkan pada toko nilainya Rp. 7.000.000, kemudian upah tukang Rp.3.000.000. “Saya sebagai RT tidak bisa menyelesaikan fisik kegiatan 100 persen,” imbuhnya.

Muhlis mengatakan September 2019 kemarin, ada pertemuan di Kantor Lurah Rongtengah, yang dihadiri pemilik toko, Camat Sampang, Lurah Rongtengah dan RT, sehingga muncul surat pernyataan ke sanggupan pihak toko mendatangkan sisa bahan materiil paling lambat 9 Oktober 2019 dengan total 13 RT kurang lebih Rp 26 juta rupiah, l namun hingga saat ini komitmen itu belum dilaksanakan oleh pihak toko.

“Khusus RT 1 RW 5, Jalan Pemuda, Kelurahan Rongtengah, nominal bahan material kurang lebih Rp. 2.200.000. sebab sisa bahan material yang belum diterima dari 13 RT itu bervariasi tidak sama, namun total keseluruhan Rp 26 juta,” ujarnya.

Hal senada juda diungkapkan Rifto Ketua RT 5 RW 6, Jalan Sejahtera, Kelurahan Rongtengah, ia menjelaskan belum selesainya dana stimulan 2018 juga dialaminya, hal itu disebabkan pihak toko tidak berkometmen dari perjanjian awal.

“Sesuai kontrak, sebenarnya harus selesai 9 Oktober kemarin, namun hingga saat ini masih belum diselesaikan. Kalau nominal bahan material dari toko yang belum terbayarkan khusus RT 5/RW 6 jika diuangkan kurang lebih Rp. 1.500.000,” tandasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar