Politik Pemerintahan

Naik 18 Persen

Dana Desa di Kabupaten Mojokerto Tahun 2019 Rp 200 Miliar

Mojokerto (beritajatim.com) – Dana Desa (DD) Kabupaten Mojokerto tahun 2019, akan segera dicairkan yakni sebesar Rp 235.653.897.000.

DD Kabupaten Mojokerto tahun 2019 tersebut naik 18 persen dari tahun sebelumnya dan pencairan akan dilakukan dalam tiga tahap melalui rekening kas masing-masing desa.

Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, DD Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2019, tercatat mengalami kenaikan sebesar 18 persen. “Dari tahun lalu sebesar Rp208.535.750.000, menjadi Rp235.653.897.000,” ungkapnya dalam acara Fasilitasi Pendampingan Dana Desa Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2019, Kamis (7/2/2019).

Masih kata Wakil Bupati, DD akan disalurkan ke rekening kas pemerintah desa dalam tiga tahap. Tahap I sebesar 20 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 40 persen. Tahun 2019 merupakan tahun kelima bagi seluruh desa yang ada di Indonesia terutama di Kabupaten Mojokerto menerima DD sejak dikucurkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2015 lalu.

“Dibandingkan dengan sumber dana yang lain, DD merupakan anggaran yang istimewa karena DD adalah dana APBN yang diperuntukan langsung bagi desa yang ditransfer melalui APBD Kabupaten. Peruntukkannya diprioritaskan untuk bidang pembangunan dan bidang pemberdayaan,” katanya.

Yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik di desa, mengentaskan kemiskinan, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa, juga memperkuat masyarakat desa sebagai subyek pembangunan.

“Kebijakan dan aktivitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat harus rata dan adil. Pemutakhiran data status perkembangan desa, saat ini melibatkan beberapa pihak dari satker DPMD, Bappeda, kades serta Tenaga Ahli Pendamping Provinsi, Tenaga Ahli Pendamping Kabupaten, Pendamping Desa Kecamatan dan Pendamping Lokal Desa,” tegasnya.

Acara yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto di salah satu hotel di kawasan Trawas ini berlangsung selama dua hari. Yakni mulai tanggal 6 sampai 7 Februari 2019 yang terbagi dalam dua angkatan yakni angkatan pertama Kecamatan Pacet, Gondang, Jatirejo, Ngoro, Pungging, Mojosari, Dlanggu, Kutorejo dan Trowulan.

Selanjutnya angkatan kedua yakni Kecamatan Dawarblandong, Kemlagi, Jetis, Gedeg, Sooko, Puri, Mojoanyar, Bangsal dan Trawas. Acara ini dimaksudkan untuk melihat tahapan dan menentukan keberhasilan perkembangan desa serta kelurahan. Sasaran evaluasinya meliputi pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota serta pemerintah desa dan keleurahan.

Sejumlah materi diberikan dalam acara ini antara lain tentang pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM), serta pemutakhiran pengungkap data dan nilai perkembangan desa/kelurahan. Wakil Bupati didampingi Kepala DPMD, Ardi Sepdianto, juga menyerahkan piala kepada pemenang perlombaan desa/kelurahan tahun 2018.

Antara lain kepada Desa Kesiman Tengah Kecamatan Trawas sebagai juara pertama dengan hadiah uang pembinaan Rp22,5 juta, Desa Awang-Awang Kecamatan Mojosari juara dua dengan uang pembinaan Rp5 juta dan Desa Pohjejer Kecamatan Gondang sebagai juara tiga dengan uang pembinaan Rp2,5 juta.   

Usai membuka acara dan memberi arahan tentang DD, Wakil Bupati Pungkasiadi juga membuka acara Pelatihan Evaluasi Tingkat Perkembangan Desa/Kelurahan Kabupaten Mojokerto Tahun 2019, yang juga diselenggarakan DPMD Kabupaten Mojokerto, bertempat di hotel berbeda di kawasan Trawas.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar