Politik Pemerintahan

Daftar ke NasDem, Tata Ahli Infrastruktur Kota Ikut Penjaringan Calon Bupati Malang

Malang (beritajatim.com) – Muhammad Fajar ST, pria asal Surabaya ini ikut penjaringan dan pendaftaran bakal Calon Bupati Malang di Kantor DPD Partai NasDem di Jalan Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (23/10/2019) sore ini.

Siapa sebenarnya Fajar ini? Ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran, Fajar ternyata seorang Tenaga Ahli Managemen Propinsi Jatim. Ia juga aktif sebagai konsultan infrastruktur pembangunan dan tata kota di Jawa Timur. “Saya di Malang termasuk tim konsultan pembangunan. Kami melihat perkembangan infrastruktur di Kabupaten Malang ini sangat lambat,” ungkapnya.

Alumnus Sarjana Teknik Universitas Narotama Surabaya ini menjelaskan, tujuan dirinya ikut mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Malang, ingin memajukan Kabupaten Malang agar bisa bersaing dengan kota-kota lain di Jawa Timur.

“Saya ingin memajukan Kabupaten Malang. Pembangunan di wilayah ini, kami lihat masih stagnan. Harusnya sudah berkembang pesat dan bisa bersaing dengan kota-kota lain di Jatim,” paparnya.

Fajar menilai, masih ada sistem birokrasi yang panjang di Kabupaten Malang. “Mulai saya mendampingi sebagai tata ahli infrastruktur 5 sampai 10 tahun ini, pertumbuhan disektor infrastruktur Kabupaten Malang ini masih stagnan. Dengan nilai APBD yaàng tinggi, saya pikir seharusnya bisa berkembang pesat,” ujarnya.

Masih kata Fajar, harusnya ada sistem birokrasi yang pendek namun tepat di Kabupaten Malang. Sejauh ini, tidak ada perubahan infrastruktur yang signifikan terhadap jalan maupun saluran-saluran irigasi dan tadah hujan untuk pertanian.

“Artinya apa, ini titik yang tidak bisa ditutupi pemerintah Kabupaten Malang. Pasalnya anggaran sudah ada. Contohnya musim kemarau ini, harusnya sudah ada langkah kongkrit cara mengatasinya bagaimana. Persiapan untuk pembangunan kan sudah dirancang,” urainya.

Fajar membeberkan, pihaknya akan fokus pada infrastruktur secara menyeluruh jika diberi kesempatan sebagai Calon Bupati Malang. Termasuk arah edukasi terhadap masyarakat. Plus soal pertanian, harus sinergi dengan kondisi milenial saat ini. Harus ada perkembangan disektor pertanian. Kalau dulu panen tiga kali, sesuai perkembangan jaman dan tekhnologi harus meningkat lagi.

“Semua infrastruktur akan kita sentuh. Tapi tetap berkelanjutan. Projectnya bisa 15 kecamatan dulu, lalu 33 kecamatan dan 130 desa,” paparnya.

Fajar menambahkan, dengan APBD Kabupaten Malang senilai lebih dari Rp 3 triliun, pembangunan infrastruktur bisa berlangsung dengan baik dan bertahap.

“Kalau bicara infrastruktur dengan nilai APBD segitu, saya rasa cukup bisa. Tergantung manajemennya bagaimana, maindset nya bagaimana. Kepentingan dan manfaat untuk masyarakat bagaimana, saya kira sangat bisa berkembang,” pungkas Fajar yang mengaku, sudah punya peta dukungan suara di sejumlah kecamatan. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar