Politik Pemerintahan

Cek Kesiapan KPU Kota Mojokerto, Wali Kota: Jangan Golput

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menghimbau agar warga Kota Mojokerto tidak Golput saat Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April mendatan. Hal tersebut disampaikan usai inspeksi mendadak (sidak) di gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Ning Ita (sapaan akrab, red) didampingi Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria dan Sekdakot Mojokerto Harlistyatibeserta jajaran Forkopimda Kota Mojokerto meninjau secara langsung persiapan pemilu di gudang KPU Kota Mojokerto di Jalan Benteng Pancasila. Hasilnya tidak ada permasalahan yang signifikan.

“Sangat siap, wong cuma 3 kecamatan, 18 kelurahan, 443 TPS, itu lak cilik sih. Semua siap, ini cek masing-masing KPPS sudah terpenuhi 6 kelurahan. Besok 6, lusa 6, sudah final. Aman, tidak ada yang kurang. Jangan Golput, wajib hadir pada 17 April di TPS masing-masing sesuai surat undangan,” ungkapnya, Kamis (11/4/2019).

Pihaknya telah menginstruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto untuk memvalidasi data penduduk Kota Mojokerto. Dari validasi yang telah dilakukan Dispendukcapil ditemukan lebih dari 5000 warga Kota Mojokerto yang belum melakukan perekaman e-KTP.

“Saya sudah menginstruksikan Dispendukcapil untuk segera meng-clear-kan warga yang belum perekaman E-KTP, sampai batas akhir ada lebih dari 5000 orang yang belum rekam KTP dan ternyata tidak ada orangnya, seperti pemilik KTP ganda. Saya berharap pesta demokrasi berjalan lancar dan damai,” katanya.

Menurutnya, berbeda pilihan itu adalah hak asasi dan semua bebas memilih siapa saja sesuai dengan hati nurani. Namun Ning Ita, menghimbau agar tetap menjaga kedamaian dan ketenteraman dalam pesta demokrasi karena hal tersebut merupakan kewajiban bagi warga negara. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar