Politik Pemerintahan

Caleg Nahdliyin Diajak Jadi Contoh Berpolitik Damai dan Santun

Pamekasan (beritajatim.com) – Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus mengajak para calon legislatif (caleg) agar menjadi contoh bagi masyarakat untuk berpolitik secara damai dan santun.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri prosesi Deklarasi Pemilu Damai 2019 yang digelar Pengurus Cabang (PC) Ansor Pamekasan, di Cafe 9 PCNU Pamekasan, Jl R Abd Aziz, Minggu (24/2/2019) malam.

Bahkan dalam kesempatan tersebut, dirinya juga diplot untuk membacakan draf deklarasi damai yang diikuti oleh para Caleg Nahdliyin dari berbagai partai politik (parpol) di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

“Menang ataupun kalah dalam sebuah kontestasi politik merupakan hal lumrah dan sudah biasa, tapi tidak kalah penting harus menang dengan cara bermartabat dan kalah pun dengan cara terhormat,” kata Sukma Umbara Tirta Firdaus.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak para Caleg Nahdliyin agar bersama-sama mendukung dan mewujudkan pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. “Tidak kalah penting, mari kita jaga persatuan dan kedaulatan NKRI tercinta,” ajaknya.

Bahkan pihaknya juga meyakini bahwa NU maupun Ansor, juga bisa merealisasikan pelaksanaan pemilu damai dan berintegritas. “NU dan Ansor bisa menjadi contoh bahwa berpolitik bisa damai dan dingin,” tegasnya.

Dalam deklarasi tersebut, terdapat sebanyak lima poin yang dijadikan sebagai komitmen deklarasi. Meliputi pernyataan kesiapan sebagai motor penggerak Islam Rahamatan Lil ‘Alamin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadi garda terdepan menjaga Pancasila dan NKRI, mendukung dan mewujudkan pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Selain itu, para caleg juga menyatakan kesiapannya menjadi pelopor dan melakukan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA, dan politik kejujuran. Serta melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar