Politik Pemerintahan

1 Muharram 1441 Hijriyah

Bupati Pamekasan: Momentum Memperbaiki Ikhtiar Kebangsaan

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam mengajak umat Islam agar menjadikan 1 Muharram 1441 Hijriyah sebagai momentum memperbaiki ikhtiar keumatan dan kebangsaan kearah yang lebih baik. Khususnya di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Salah satunya melalui peningkatan aspek toleransi dan saling menghargai antar sesama, sebab hal tersebut merupakan bagian dari ajaran Islam. “Terwujudnya tatanan masyarakat yang toleran, saling mengargai dan menghormati merupakan elemen penting akan terciptanya situasi yang kondusif,” kata Badrut Tamam, Sabtu (31/8/2019) malam.

Dengan mewujudkan hal itu, nantinya bakal tercipta stabilitas dalam melaksanakan pembangunan demi mewujudkan cita-cita bersama. “Namun jika ada instabilitas, maka yang harus didahulukan adalah penyelesaiannya, yakni menciptakan stabilitas, baru selanjutnya pada aspek pembangunan,” ungkapnya.

“Momentum hijrah ini tidak hanya menjadi sejarah dakwah semata, tetapi juga sejarah politik tentang tata kelola pemerintahan yang ingin dibangun dan dikembangkan oleh Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Oleh karena itu, kami berharap monentum ini bisa menjadi spirit bagi kita semua agar bisa menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Sebagai salah satu upaya meneladani Nabi Muhammad sebagai tauladan terbaik, pihaknya menggagas program ‘Gerakan Pamekasan Bersalawat’. Sehingga nilai spiritual yang diajarkan Nabi senantiasa tertanam dalam diri umat, khususnya para Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

“Menanamkan nikai-nilai berdimensi spiritual ini penting, mengingat sepiritualitas merupakan bagian penting dari dimensi kemanusiaan manusia,” sambung mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Lebih lanjut dijelaskan, prioritas pembangunan Pamekasan kedepan meliputi lima hal penting. masing-masing terwujudnya birokrasi yang modern dan profesional, perbaikan bidang ekonomi, kesejahteraan rakyat, peningkatan kualitas pendidikan agama dan sosial budaya, serta peningkatan kesejahteraan rakyat.

Lima program prioritas itu antara satu dengan lainnya sangat berkaitan, karena juga termasuk dalam penekanan dalam prioritas itu adalah terciptanya sinergitas antar bidang demi mewujudkan Pemekasan hebat, Bhejre, Rajjhe tor Parjugeh seperti yang dicita-citakan.

“Program ini akan terlaksana dengan baik, apabila kita semua bisa menjadi insan yang pandai bersyukur dan tentunya dengan semangat dan etos kerja yang bagus, sebagaimana telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam.,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar